Ngaliyan, Semarang: Perbedaan revisi

1.509 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|provinsi=Jawa Tengah
}}
'''Ngaliyan''' adalah sebuah [[kecamatan]] yang terletak di sebelah barat [[Kota Semarang]], [[Provinsi]] [[Jawa Tengah]], [[Indonesia]] berbatasan dengan kecamatan [[Mijen, Semarang|Mijen]], [[Semarang Barat, Semarang|Semarang Barat]] dan [[Tugu, Semarang|Tugu]].
Sebelum menjadi sebuah Kecamatan sendiri, Ngaliyan merupakan [[Kelurahan]] di dalam wilayan Kecamatan Tugu. Namun, melihat potensi pengembangan dan luas wilayahnya, maka akhirnya Ngaliyan berubah menjadi sebuah Kecamatan.
 
Ngaliyan yang berada di sebelah barat pusat kota [[Semarang]] mempunyai posisi yang strategis karena menjadi penghubung antara Semarang dan Kendal. [[Kendal]]. Selain itu, lokasinya yang cukup tinggi menjadikan wilayah ini bebas banjir dan sangat cocok untuk dijadikan kawasan hunian.
 
Ngaliyan bisa dibilang mempunyai fasilitas umum yang relatif baik. Mulai dari pasar tradisional, sarana peribadatan (masjid, gereja), terminal angkutan umum, sekolah umum, perumahan dan banyak lagi.
 
Kantor Kecamatan Ngaliyan berada di pinggir jalan raya Ngaliyan-Boja, sekitar 3 km dari Jrakah. Di depan kantor kecamatan ini terdapat sebuah lapangan sepak bola, yang biasa digunakan untuk berbagai kegiatan umum, seperti saat perayaan 17 Agustus. Di seberang lapangan sepak bola Ngaliyan terdapat Masjid Ngaliyan, yang disebut Masjid Darus Syukur. Masjid inilah yang menjadi pusat kegiatan agama Islam di Ngaliyan dan sekitarnya.
 
Pasar Ngaliyan yang terletak di pinggir jalan raya Ngaliyan-Boja, hanya beberapa puluh meter jauhnya dari Kantor KecamatanNgaliyan, sehingga menjadikannya sentra ekonomi utama di sana. Meskipun keberadaannya belakangan digerogoti kehadiran pusat-pusat perniagaan baru,seperti jaringan toko retail Indomaret, namun signifikansinya bagi warga Ngaliyan tetaplah kuat.
Kelurahan yang terdapat di kecamatan ini adalah:
* [[Podorejo, Ngaliyan, Semarang|Podorejo]]
33

suntingan