Randai: Perbedaan antara revisi

205 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
Membatalkan 1 suntingan oleh 125.165.116.163 (pembicaraan). (TW)
Tag: VisualEditor menghilangkan referensi [ * ]
(Membatalkan 1 suntingan oleh 125.165.116.163 (pembicaraan). (TW))
'''Randai''' adalah salah satu permainan tradisional di [[Minangkabau]] yang dimainkan secara berkelompok dengan membentuk [[lingkaran]], kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni [[lagu]], [[musik]], [[tari]], [[drama]] dan [[Silat Minangkabau|silat]] menjadi satu.
 
Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup yang ada di tengah masyarakat. Fungsi Randai sendiri adalah sebagai seni pertunjukan hiburan yang didalamnya juga disampaikan pesan dan nasihat. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, yang disebut dengan ''janang''<ref>ukm.itb.ac.id [http://ukm.itb.ac.id/adat-budaya/aneka-permainan-dan-kesenian-anak-nagari-di-minangkabau/ Aneka Permainan dan Kesenian Anak Nagari di Minangkabau]. Diakses pada 22 September 2011</ref>.
 
Randai dalam sejarah Minangkabau memiliki sejarah yang lumayan panjang. Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat [[Pariangan, Tanah Datar]] ketika mesyarakat tersebut berhasil menangkap [[rusa]] yang keluar dari laut. Randai dalam masyarakat Minangkabau adalah suatu [[kesenian]] yang dimainkan oleh beberapa orang dalam artian berkelompok atau beregu, dimana dalam Randai ini ada cerita yang dibawakan, seperti cerita ''Cindua Mato'', ''Malin Deman'', ''Anggun Nan Tongga'', dan cerita rakyat lainnya. Randai ini bertujuan untuk menghibur masyarakat yang biasanya diadakan pada saat pesta rakyat atau pada hari raya [[Idul Fitri]].
42.421

suntingan