Orang Kurdi: Perbedaan revisi

116 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{rapikan}}
[[Berkas:Kurdish-inhabited area by CIA (1992).jpg|thumb|300px|Daerah yang menggunakan bahasa Kurdi (warna terang)]]
 
'''Orang Kurdi atau Suku Kurdi''' adalah [[kelompok suku]] yang bermukim dan hidup di [[Kurdistan]], yaitu wilayah pegunungan di Asia Barat yang termasuk bagian dari [[Turki]], [[Iran]], [[Irak]], [[Suriah]], dan [[Armenia]]. Hal ini dihuni oleh sekitar 8 juta orang Kurdi, sebelumnya mereka adalah penggembala nomaden tapi sekarang sebagian besar mereka menetap sebagai petani. Mayoritas adalah [[Muslim]] [[Sunni]]. Untuk generasi Kurdi telah berusaha [[otonomi]] dari negara-negara di mana mereka tinggal. Pemberontakan dari Turki Kurdi setelah [[Perang Dunia I]] yang sangat ditindas. Turki saat ini menekan setiap [[manifestasi]] nasionalisme Kurdi. [[Irak]] telah lama menolak tuntutan Kurdi untuk mendirikan pemerintahan sendiri. Tahun [[1960]]-an dan [[1970]]-an terjadi pertempuran sengit antara pasukan Irak dan Kurdi. Selama [[perang Iran-Irak]], Kurdi Irak malah memihak kepada [[Iran]]. Ketika perang berakhir, Irak melepaskan serangan dengan menghancurkan wilayah Kurdi, menggunakan [[gas]] beracun. Ribuan orang Kurdi terbunuh, banyak orang yang selamat mengungsi di [[Turki]].
Di Irak tahun [[[1980]]-an dan [[1990]]-an melihat banyak perang antara Kurdi dan Irak atas isu Kurdi yang ingin mendirikan pemerintahan sendiri.
 
Bangsa Kurdi telah hidup di [[pegunungan]], kira-kira dalam regional seluas 74.000 mil persegi, yang dikenal sebagai kawasan [[Kurdistan]] selama lebih dari dua abad. Sepanjang sejarah, mereka selalu hidup di bawah kuasa berbagai penakluk ataupun bangsa lain. Semenjak awal abad 20, regional tersebut terbagi ke dalam empat negara: Turki, Suriah, Iran dan Irak, di mana seluruh negara tersebut memperlakukan bangsa Kurdi sebagai warga kelas bawah atau bahkan sering juga bukan sebagai warga negara mereka sendiri. Dengan demikian, bangsa Kurdi, yang berjumlah sekitar 20–25 jiwa, adalah kelompok etnis terbesar di atas muka bumi yang tak memiliki tempatnya sendiri.
Sebagaimana minoritas Arab Suriah, golongan Syi‘ah Kurdi umumnya adalah pengikut aliran [[Alevi]] (atau ‘Alawi). Istilah “Alevi” bagi mereka punya konotasi ganda: pertama, sebagai pengikut Sayyidina ‘Ali ra dan, kedua, sebagai penyembah api atau penganut Zoroaster (dari kata alev yang berarti api). Kaum Alevi percaya bahwa Ali adalah manifestasi atau perwujudan (avatar) Roh Jagad Raya pada Babak Kedua dari Kehidupan Semesta, seperti dalam ajaran Yarshan. Di samping mengagungkan api dan cahaya, penganut Alevi biasanya bersujud menyembah matahari terbit dan bulan, sambil melantunkan tembang-tembang tertentu.
 
Mereka juga mengadakan pertemuan rutin yang disebut [[Ayini Jam]]. Aliran ini sempat dilarang keras dan diberantas di zaman Daulat Usmaniyah, terutama di masa pemerintahan Sultan Salim sekitar tahun 1514. Sempalan lainnya adalah Nushayriyyah, yang mengagung-agungkan [[Salman al-Farisi[[]] (sahabat Nabi) dan menobatkannya sebagai avatar nomor satu.
 
====Bahasa====
Pengguna anonim