Allah Bapa: Perbedaan revisi

71 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
Membatalkan 1 suntingan oleh 114.79.1.246 (pembicaraan): Ngawur. (TW)
k (Membatalkan 1 suntingan oleh 114.79.1.246 (pembicaraan): Ngawur. (TW))
 
=== Trinitarianisme dan konsep-konsep Kristen lainnya ===
Bagi orang KrisKristen [[Trinitarianisme|trinitarian]] (yang selama berabad-abad merupakan mayoritas umat Kristen), Allah Bapa bukanlah Allah yan terpisah dari Sang Anak (dalam hal ini, [[Yesus]] adalah penjelmaan-Nya) dan dari [[Roh Kudus]], yang ketiganya merupakan Allah yang esa. Orang Kristen trinitarian menggambarkan ketiga pribadi ini sebagai [[Tritunggal]] atau [[Trinitas]]. Ini berarti mereka selalu hadir sebagai tiga "pribadi" (Yunani: ''hypostases'') yang berbeda, tetapi ketiganya adalah satu Allah, masing-masing mempunyai identitas yang penuh sebagai Allah sendiri ("substansi" yang esa), "kepribadian ilahi" dan kuasa yang esa, dan "kehendak ilahi" yang esa pula.
 
Namun sebagian orang Kristen lainnya ada yang menganut gagasan alternatif yang sangat berbeda. Sebagian kecil menggambarkan Sang Bapa, Yesus Kristus, dan Roh Kudus masing-masing sebagai Keberadaan yang berbeda, dan yang telah ada secara kekal ([[triteisme]]), atau sebagai "manifestasi" yang berbeda dari Keberadaan yang tunggal ([[modalisme]]). Sebagian orang mencetuskan teori bahwa hubungan antara Sang Bapa dan Sang Anak dimulai pada suatu titik yang mungkin berada di luar "sejarah" yang biasa ([[Arianisme]]). Yang lainnya percaya bahwa Allah menjadi Bapa ketika Ia mengucapkan Λογος ("logos" atau "firman")-Nya yang menciptakan. Logos atau firman ini adalah tatanan yang pertama dan makhluk yang dengan-Nya Allah membina hubungan sebagai Bapa (pandangan sebagian [[gnostisisme|gnostik]]). Yang lainnya menemukan hubungan yang kuat dengan gagasan [[paganisme|kafir]] tentang seorang penyelamat atau pahlawan yang dilahirkan oleh dewata, sebuah gagasan tentang Bapa yang mirip dengan [[Mithraisme]] atau penyembahan terhadap kaisar Romawi.
8.761

suntingan