Frederik Hendrik: Perbedaan antara revisi

29 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k
perbaikan ejaan
k (perbaikan ejaan)
{{Infobox Officeholder
| name = Frederick Henry<br/>Pangeran OrangeOranye
| image = Frederik Hendrik by Michiel Jansz van Mierevelt.jpg
| imagesize = 250px
| predecessor = [[Maurice dari Nassau]]
| successor = [[William II, Pangeran Oranye|William II]]
| office2 = Penguasa Holland, Zeeland, Utrecht, Guelders, anddan Overijssel
| term_start2 = 1625
| term_end2 = 1647
| birth_place = [[Delft]], [[Republik Belanda]]
| death_date = {{death date and age|1647|03|14|1625|01|29|df=yes}}
| death_place = [[Den Haag|The Hague]], [[Republik Belanda]]
| restingplace = [[Nieuwe Kerk (Delft)|Nieuwe Kerk]], [[Delft]], [[Belanda]]Ayahnya, ayahnya [[William sang Pendiam]] dan kelaurgaWangsa OrangeOranye sampaihingga masasaat kiniini juga dimakamkan disana.
| birthname =
| nationality =
 
 
'''Frederick Henry''', Pangeran OrangeOranye ([[Bahasa Belanda]] : Frederik Hendrik ({{lahirmati|[[Delft]], [[Belanda]]|29|01|1584|[[Den Haag|The Hague]], Belanda|14|03|1647}}), adalah penguasa Holland, Zeeland, [[Utrecht]], [[Guelders]], dan Overijssel dari 1625 hingga 1647.
 
Sebagai panglima tinggi Belanda pada perang melawan [[Spanyol]], prestasi terbaiknya adalah saat Pengepungan Hertogenbosch di tahun 1629. Wilayah itu adalah basis utama dari Spanyol dan kota berbenteng tangguh. Strategi yang dicanangkannya sukses dalam menetralisasi ancaman dan berhasil merebut gudang logistik Spanyol di Wesel.<ref>Israel, ''The Dutch Republic'' (1995) p 507</ref>
==Biografi==
===Kehidupan Awal===
Frederick Henry lahir pada 29 Januari 1584 di [[Delft]], [[HollandRepublik Belanda|Belanda]]. Ia adalah putra temuda dari [[William sang Pendiam]] dan Louise de Coligny. Ayahnya, William, merupakan penguasa Holland, Zeeland, [[Utrecht]], and [[Friesland]]. Ibunya, Louise, adalah putri dari penguasa Huguenot, Gaspard de Coligny, dari istri keempatnya. Henry adalah saudara dari [[Maurice dari Nassau|Maurice ofdari OrangeOranye]], yang meninggal di 1625.
 
Frederick Henry lahir 6 bulan sebelum pembunuhan ayahnya pada 10 JulyJuli 1584. Masa remajanya ia habiskan untuk berlatih ketentaraannya dipandu oleh kakanyakakaknya, Maurice, salah satu jenderal Belanda terbaik pada masanya. Setelah Maurice mengancam untuk melegimitasi anak haramnya agar bisa melanjutkan kekuasaanya (bukan Frederick)., Frederick Henry menikah dengan Amalia dari Solms-Braunfels pada tahun 1625. Anak haramnya dengan Margaretha Catharina Bruyns (1595–1625), Frederick Nassau de Zuylenstein, lahir pada 1624 sebelum pernikahannya. Anak ini akhirnya menjadi gubernur pada masa [[William III dari Inggris]] selama 7 tahun.
 
===Masa Menjadi Stadthouder (Penguasa)===
Pada saat kematian Maurice di tahun 1625 tanpa pernyataan resmi, Frederick Henry menggantikannya. Ia juga menjadi penguasa dari 5 provinsi (Holland, Zeeland, [[Utrecht]], [[Overijssel]] dan [[Guelders]]) dan mendapat jabatan penting sebagao panglima tinggi Belanda (membawahi angkatan darat dan udara Belanda).
 
Fredverick Henry membuktikan diri sebagai jenderal yang hampir sebaik [[Maurice dari Nassau|kakak]]nya, dan jabatannya sebagai penguasa jauh lebih baik kakaknya. Ia menjadi gubernur kepala selama 25 tahun dan pada masa itu masa kepemimpinannya mencapai titik tertinggi. "Periode Frederick Henry," demikianseperti yang disebut para penulis Belanda, menganggap masa kejayaan Belandaini adalah pada masa inikejayaan Belanda. Hal ini ditandai dengan sistem kemiliteran yang hebat dan, kejayaan angkatan laut yan gyang sering mengekspansi ke pelosok-pelosok dunia., Selain itudan berkembangnya minat pada seni danserta sastra.
 
Penyerangan militernya yang terkenal adalah saat pengepungan Hertogenbosch pada tahun 1629, [[Maastricht]] di tahun 1632, [[Breda]] pada tahun 1637, Sas van Gent pada tahun 1644, dan Hulst pada 1645. Selama pemerintahannya ia beraliansi dengan [[Prancis]] untuk melawan [[Spanyol]] dan melepaskan aliansi ketika berdamai dengan Spanyol.
===Kematian===
Frederick Henry meningggal dunia pada tanggal 14 Maret 1647 di [[Den Haag|The Hague]]. Ia meninggalkan seorang istri, seorang putra yang bernama [[William II dari Belanda|William II, Pangeran Orange]], empat orang orang putri dan Frederick Nassau de Zuylenstein.
Saat kematiannya, ia dikubur disertai dengan pesta yang mewah. Ia dikuburkan sepemakaman dengan [[William sang Pendiam|ayah]] dan kakaknya di Delft. Perjanjian Munster, yang mengakhiri perang dengan Spanyol, tidak sepenuhnya ditandatangani hingga 30 Januari 1648, Kematian stadthouder menyebabkan penundaan negosiasi ini. Frederick Henry meninggalkan sebuah catatan berjudul Mémoires de Frédéric Henri (Amsterdam, 1743).
 
== Leluhur ==
 
{{s-start}}
{{s-hou|[[Wangsa Orange-Nassau]]|29 January|1584|14 March|1647|[[WaangsaWangsa Nassau]]}}
|-
{{s-reg | }}
17.794

suntingan