Teater Garasi: Perbedaan revisi

31 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
 
==Masa awal (1993-2001)==
Teater Garasi mendapat perhatian penonton di tingkat nasional dengan pertunjukan ''Empat Penggal Kisah Cinta'' (1997) yang menyegarkan kembali diskusi tentang realisme dan teater. Pada tahun 1998 dan 1999, berturut-turut mereka mementaskan ''''Endgame'''' (Samuel Beckett) dan ''''Les Paravents'''' (Jean Genet) yang membuat banyak kalangan mengira mereka mendukung style teater absurd. Di paruh 2000-2001, mereka memulai proses produksi yang dekat dengan bentuk ''physical-theatre'' dan ''visual-theater'', terutama melalui Repertoir Hujan (Sutradara: Gunawan Maryanto, 2000) dan Waktu Batu (Sutradara: Yudi Ahmad Tajudin, 2001). KeduaProses produksi kedua karya inilah yang mempengaruhimemengaruhi formulasi bentuk Laboratorium Penciptaan Teater.
 
==Laboratorium penciptaan teater==
51

suntingan