Kasus Kedung Ombo: Perbedaan antara revisi

37 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
k
Membalikkan revisi 6615956 oleh 118.96.25.155 (bicara)
Tidak ada ringkasan suntingan
k (Membalikkan revisi 6615956 oleh 118.96.25.155 (bicara))
 
== Latar belakang ==
Pada tahun 1985 pemerintah merencanakan membangun waduk baru di [[Jawa Tengah]] untuk pembangkit tenaga listrik berkekuatan 22,5 megawatt dan dapat menampung air untuk kebutuhan 70 hektar sawah disekitarnya. Waduk ini dinamakan Waduk Kedung Ombo.
Pembangunan Waduk Kedung Ombo ini dibiayai USD 156 juta dari [[Bank Dunia]], USD 25,2 juta dari Bank Exim Jepang, dan [[APBN]], dimulai tahun 1985 sampai dengan tahun 1989.
 
Waduk mulai diairi pada [[14 Januari]] [[1989]].lamkan Menenggelamkan 37 desa, 7 kecamatan di 3 kabupaten, yaitu [[Sragen]], [[Boyolali]], [[Grobogan]]. Sebanyak 5268 keluarga kehilangan tanahnya akibat pembangunan waduk ini.
3 kabupaten, yaitu [[Sragen]], [[Boyolali]], [[Grobogan]].
Sebanyak 5268 keluarga kehilangan tanahnya akibat pembangunan waduk ini.
 
== Kasus ==
 
{{indo-stub}}
{{hukum-stub}}
 
[[Kategori:Pelanggaran HAM|Kedung Ombo, Kasus]]