Bahasa prokem: Perbedaan revisi

27 bita dihapus ,  7 tahun yang lalu
'''Bahasa prokem''' atau '''Bahasa gaul''' adalah ragam [[bahasa Indonesia]] nonstandar yang lazim digunakan di [[Jakarta]] pada tahun 1970-an yang kemudian digantikan oleh ragam yang disebut sebagai [[bahasa gaul]]. Bahasa prokem ditandai oleh kata-kata Indonesia atau kata dialek Betawi yang dipotong dua [[fonem]]nya yang paling akhir kemudian disisipi bentuk ''-ok-'' di depan fonem terakhir yang tersisa. Misalnya, kata ''[[bapak]]'' dipotong menjadi ''bap'', kemudian disisipi ''-ok-'' menjadi ''bokap''. Diperkirakan ragam ini berasal dari bahasa khusus yang digunakan oleh para narapidana. Seperti bahasa gaul, sintaksis dan morfologi ragam ini memanfaatkan sintaksis dan morfologi bahasa Indonesia dan [[dialek Betawi]].
 
{{gabungke|Bahasa prokem}}
'''Bahasa prokem Indonesia''' atau '''[[bahasa gaul]]''' atau '''[[bahasa prokem]]''' yang khas [[Indonesia]] dan jarang dijumpai di negara-negara lain kecuali di komunitas-komunitas Indonesia. Bahasa prokem yang berkembang di Indonesia lebih dominan dipengaruhi oleh bahasa Betawi yang mengalami penyimpangan/ pengubahsuaian pemakaian kata oleh kaum remaja Indonesia yang menetap di [[Jakarta]].