Buka menu utama

Perubahan

494 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
==Manfaat kesehatan==
Propolis mendapatkan karakter kesehatannya dari kemampuannya menekan pertumbuhan bakteri, virus dan fungi, serta kemampuannya meredakan inflamasi (radang).<ref name=nlm/> Beberapa percobaan terhadap tikus memperlihatkan propolis mampu memperbaiki pemulihan luka bakar. <ref>[http://www.revmedvet.com/2005/RMV156_624_627.pdf ''Effects of Turkish Propolis and Silver Sulfadiazine on Burn Wound Healing in Rats'', diakses dari situs revmedvet]</ref> <ref>[http://www.sjpub.org/sjmct/sjmct-123.pdf ''The Influence of Egyptian Propolis on Induced Burn Wound Healing in Diabetic Rats; Antibacterial Mechanism'', diakses dari situs sjpub.org]</ref>, luka kecil, infeksi, peradangan, sakit gigi, dan herpes kelamin. Namun hasil penelitian ini masih mentah karena beberapa penelitian masih dalam skala kecil atau tidak didesain dengan baik. <ref name=drweil>[http://www.drweil.com/drw/u/QAA400335/What-Are-the-Benefits-of-Bee-Propolis.html ''What Are The Benefits of Bee Propolis'', diakses dari situs drweil]</ref>
 
Menurut situs U.S. National Library of Medicine, pengobatan yang mungkin bisa efektif dengan propolis adalah herpes di mulut, herpes kelamin, dan mempercepat penyembuhan serta mengurangi radang dan rasa sakit setelah operasi mulut. Sementara untuk manfaat lainnya seperti sariawan, TBC, infeksi, kanker mulut dan tenggorokan, memperbaiki imunitas, borok, penyakit perut dan pencernaan, common cold, luka, radang, dan kondisi lainnya, masih terlalu sedikit bukti yang didapatkan<ref name=nlm/>
 
==Resiko alergi==