Buka menu utama

Perubahan

621 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
# Mencegah penyakit dan parasit memasuki sarang, serta menghalangi pertumbuhan bakteri
# Mengisolasi binatang yang terlanjur masuk dan mati di dalam sarang sehingga menjadi mumi yang tidak terlalu berbau dan berbahaya.
==Sejarah==
Awalnya, pendeta Mesir kuno menggunakan propolis sebagai salah satu bahan mengawetkan mumi. Dalam dunia kedokteran Arab, propolis diidentifikasi oleh Ibnu Sina sebagai malam yang berwarna gelap, sebagai sisa kotoran dari sarang. Sementara malam yang berwarna bening dikenali sebagai bahan untuk membuat sarang. Malam yang berwarna gelap ini diketahui memiliki sifat membersihkan. Namun tertulis juga dalam catatan Ibnu Sina, jika dicium akan menyebabkan bersin.<ref>[http://www.apinetla.com.ar/congreso/c05.pdf ''Propolis: An Overview'', diakses dari situs apinetla.com.ar]</ref>
 
==Referensi==
<references/>
 
== Pranala luar ==