Emral Djamal Datuk Rajo Mudo: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  6 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
| caption = Emral Djamal Datuk Rajo Mudo
| birth_name =
| birth_date = {{Birth date and age|19421944|3|22}}
| birth_place = {{negara|Holland}} [[Nagari Bayang]], [[Pesisir Selatan]], [[Sumatera Barat]], [[Hindia-Belanda]]
| nationality = [[Indonesia]]
}}
 
'''Emral Djamal Datuk Rajo Mudo''' ({{lahirmati|[[Nagari Bayang]], [[Kabupaten Pesisir Selatan]], [[Sumatera Barat]]|22|3|19421944}}) adalah seorang budayawan, penggali dan penggerak [[Silat Minangkabau|silat tradisional Minangkabau]], sekaligus [[penghulu]] dari [[Suku Tanjung]] di Nagari Bayang. Ia sering menjadi narasumber dan pemakalah pada berbagai forum diskusi tentang budaya alam [[Minangkabau]], baik di dalam atau di luar daerah Sumatera Barat. Tulisan-tulisannya banyak dimuat dalam beberapa harian yang terbit di [[Kota Padang|Padang]].
Ia banyak menulis tentang silek, adat, dan sejarah Minangkabau yang digali dari warisan tradisi di Minangkabau yang berupa [[Pidato adat Minangkabau|pidato-pidato adat]], gelar-gelar adat, pitutur, wawancara dengan para [[pemuka adat]] dan [[tuo silek]], pepatah petitih, dan naskah-naskah kuno. Ia menjadi salah seorang penggerak kegiatan [[Galanggang Siliah Baganti]] (GSB), suatu acara festival silat tradisional Minangkabau sebagai bentuk nyata dari upaya mempertahankan tradisi silek di Minangkabau dari kepunahan.
 
815

suntingan