Kasus Kedung Ombo: Perbedaan revisi

9 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-ditengah +di tengah))
Pembangunan Waduk Kedung Ombo ini dibiayai USD 156 juta dari [[Bank Dunia]], USD 25,2 juta dari Bank Exim Jepang, dan [[APBN]], dimulai tahun 1985 sampai dengan tahun 1989.
 
Waduk mulai diairi pada [[14 Januari]] [[1989]]. Menenggelamkanlamkan 37 desa, 7 kecamatan di
3 kabupaten, yaitu [[Sragen]], [[Boyolali]], [[Grobogan]].
Sebanyak 5268 keluarga kehilangan tanahnya akibat pembangunan waduk ini.
Pengguna anonim