Osmosis: Perbedaan revisi

16 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (bot Menambah: sn:Musenerera)
 
 
Osmosis merupakan difusi air melintasi membran semipermeabel dari daerahdimanadaerah dimana air lebih banyak ke daerah dengan air yang lebih sedikit . Osmosis sangatditentukansangat ditentukan oleh potensial kimia air atau potensial air , yang menggambarkankemampuanmenggambarkan kemampuan molekul air untuk dapat melakukan difusi. Sejumlah besar volume air akan memiliki kelebihan energi bebas daripada volume yang sedikit, di bawahkondisibawah kondisi yang sama. Energi bebas zuatu zat per unit jumlah, terutama per berat grammolekulgram molekul (energi bebas mol-1) disebut potensial kimia. Potensial kimia zat terlarutkurangterlarut kurang lebih sebanding dengan konsentrasi zat terlarutnya. Zat terlarut yang berdifusicenderungberdifusi cenderung untuk bergerak dari daerah yang berpotensi kimia lebih tinggi menujudaerahmenuju daerah yang berpotensial kimia lebih kecil (Ismail, 2006).Osmosis adalah difusi melalui membran semipermeabel. Masuknya larutan kedalam sel-sel endodermis merupakan contoh proses osmosis. Dalam tubuh organismemultiselulerorganisme multiseluler, air bergerabergerak dari satu sel ke sel lainnya dengan leluasa. Selain air,molekul-molekul yang berukuran kecil seperti O2 dan CO2 juga mudah melewatimembranmelewati membran sel. Molekul-molekul tersebut akan berdifusi dari daerah dengankonsentrasidengan konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Proses Osmosis akan berhenti jikakonsentrasijika konsentrasi zat di kedua sisi membran tersebut telah mencapai keseimbangan(Anonim, 2009).Struktur dinding sel dan membran sel berbeda. Membran memungkinkanmolekulmemungkinkan molekul air melintas lebih cepat daripada unsur terlarut; dinding sel primer biasanyasangatbiasanya sangat permeable terhadap keduanya. Memang membran sel tumbuhanmemungkinkantumbuhan memungkinkan berlangsungnya osmosis, tapi dinding sel yang tegar itulah yangmenimbulkan tekanan. Sel hewan tidak mempunyai dinding, sehingga bila timbultekanan didalamnya, sel tersebut sering pecah, seperti yang terjadi saat sel darahmerah dimasukkan dalam air. Sel yang turgid banyak berperan dalam menegakkantumbuhan yang tidak berkayu (Salisbury, 1995).Prinsip osmosis: transfer molekul solvent dari lokasi hypotonic (potensirendah) solution menuju hypertonic solution, melewati membran. Jika lokasihypertonic solution kita beri tekanan tertentu, osmosis dapat berhenti, atau malah berbalik arah (reversed osmosis).Besarnya tekanan yang dibutuhkan untuk menghentikan osmosis disebut sebagai osmotic press.Jika dijelaskan sebagai konseptermodinamika, osmosis dapat dianalogikan sebagai proses perubahan entrropi.Komponen solvent murni memiliki entropi rendah, sedangkan komponen berkandunagn solut tinggi memiliki entropi yg tinggi juga. Mengikuti Hukum TermoII: setiap perubahan yang terjadi selalu menuju kondisi entropi maksimum, makasolvent akan mengalir menuju tempat yg mengandung solut lebih banyak, sehinggatotal entropi akhir yang diperoleh akan maksimum.Solvent akan kehilangan entropi,dan solut akan menyerap entropi. "Orang miskin akan semakin miskin, sedang yangkaya akan semakin kaya". Saat kesetimbangan tercapai, entropi akan maksimum, ataugradien (perubahan entropi terhadap waktu) = 0. Ingat: pada titik ekstrim, dS/dt = 0(Wibosono, 2009)
 
== Lihat pula ==
Pengguna anonim