Sense and Sensibility: Perbedaan antara revisi

2.032 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
===Penyelesaian Filosofis===
Penulis biografi Austen, [[Claire Tomalin]], menyatakan bahwa ''Sense and Sensibility'' memiliki sebuah "getaran dalam pendekatannya," yang dikembangkan karena Austen, dalam proses penulisan novel, perlahan menjadi kurang yakin tentang apakah Sense (pengertian) atau Sensibility (kepekaan) yang harus menang.<ref>Claire Tomalin, (1997) Jane Austen: A Life, New York: Random House, Inc., p.155. ISBN 0-679-44628-1</ref> Austen menggambarkan Marianne sebagai seorang gadis manis dengan kualitas yang menarik: kecerdasan, bakat musik, keterusterangan, dan kemampuan untuk mencintai secara mendalam. Dia juga menyadari bahwa Willoughby, dengan segala kesalahannya, tetap mencintai dan dalam kadar tertentu, menghargai Marianne. Untuk alasan ini beberapa pembaca menemukan pernikahan Marianne dengan Colonel Brandon merupakan sebuah akhir yang tidak memuaskan.<ref>Tomalin, C., Jane Austen: A Life, p. 156–157.</ref>
 
==Ringkasan Plot==
Ketika Mr. Dashwood meninggal, tanah miliknya, Norland Park, diwarasi langsung oleh anak lelaki satu-satunya John, anak dari istri pertamanya. Istri keduanya, Mrs. Dashwood, dan anak perempuannya, [[Elinor Dashwood|Elinor]], [[Marianne Dashwood|Marianne]] dan Margaret, hanya diwarisi sedikit harta. Di ranjang kematiannya, Mr. Dashwood meminta anaknya lelakinya berjanji agar mengurus saudari tirinya; akan tetapi, istri John yang tamak dan egois, Fanny, segera membujuknya untuk mengingkari janji. John dan Fanny segera mengambil tempat mereka sebagai pemilik baru Norland, sedangkan para wanita Dashwood menjadi tamu tak diundang. Mrs Dashwood mulai mencari tempat lain untuk hidup.
 
Sementara itu saudara lelaki Fanny, [[Edward Ferrars]], seorang yang menyenangkan, sederhana, cerdas tapi pendiam, mengunjungi Norland dan segera menunjukkan ketertarikan pada Elinor. Fanny tidak menyetujui hubungan tersebut dan menyinggung perasaan Mrs Dashwood dengan menyebutkan bahwa Elinor dimotivasi oleh uang, bukan cinta. Mrs Dashwood marah dan mempercepat mencari rumah baru.
 
Mrs. Dashwood memindahkan keluarganya ke Barton Cottage di [[Devon]]shire, dekat dengan rumah sepupunya, Sir John Middleton. rumah baru mereka tidak memiliki fasilitas seperti yang mereka miliki sebelumnya, namun mereka disambut hangat oleh Sir John, dan masyarakat setempat, bertemu dengan istri Sir John Lady Middleton, ibunya mertuanya, Mrs Jennings dan temannya yang tenang dan santun [[Kolonel Brandon]]. Segera terlihat jelas bahwa Kolonel Brandon tertarik pada Marianne, dan Mrs Jennings menggoda mereka tentang hal itu. Marianne tidak senang karena mengingat bahwa Kolonel Brandon, pada umur tiga puluh lima, menjadi bujangan tua yang tidak mampu jatuh cinta, atau membuat orang lain jatuh cinta padanya.
 
[[File:Sense and Sensibility Illustration Chap 12.jpg|right|thumb|220px|sebuah ilustrasi oleh Hugh Thomson pada abad ke 19 menunjukkan [[John Willoughby|Willoughby]] memotong segenggam rambut [[Marianne Dashwood|Marianne]]]]
52

suntingan