Patrice Rio Capella: Perbedaan revisi

1.651 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
 
==Karier==
Pendidikan terakhir beliau adalah S-1 Hukum dari [[Universitas Brawijaya]] [[Malang]]. Dia pernah menjadi ketua DPD KNPI Bengkulu periode 1997-2000 dan ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Bengkulu periode 2002-2004. Di tingkat nasional, Rio Capella pernah menjadi Wasekjen DPP KNPI periode 1999-2002.
 
Karir politik Rioeks aktivis mahasiswa ini bermula ketika ikut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk wilayah Bengkulu, sekaligus menjadi bendahara DPW PAN Bengkulu tahun 1999–2000,. kemudianKemudian dia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu 1999-2004, dan berlanjut padadi periode berikutnya.
 
Pada 2005, Rio pernahCapella menjadi calon wakil gubernur Bengkulu berpasangan dengan [[Kol. Inf. Muslihan]] sebagai calon gubernurnya. Ketika itu diakalah dikalahkantipis oleh pasangan [[Agusrin M. Najamudin]] dan [[SyanlanSyamlan]] di putaran kedua.
 
Pada Pemilu 2009, dia dicalonkan oleh PAN sebagai caleg DPR RI Dapil Bengkulu. Memperoleh suara sangat signifikan dan dipercaya memperoleh satu dari empat jatah DPR RI, namun secara dramatis kemenangan di depan mata itu sirna oleh sebuah proses yang belakangan dikenal sebagai skandal/mafia Pemilu. Rio Capella yang bernomor urut 1 dari PAN tereliminasi oleh nomor urut 2 dari partai yang sama. Disebut-sebut ada intrik internal di PAN yang ingin menjegal laju kadernya yang potensial.
Di tingkat nasional, Rio pernah menjadi wakil Sekretaris jenderal DPP KNPI periode 1999-2002. Pada Pemilu 2009, dia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Dapil Bengkulu namun tidak berhasil.
 
Diduga untuk menyenangkan hati tokoh muda berbakat itu, DPP PAN mendapuk Rio sebagai Wasekjen DPP PAN periode 2010-2015. Menyadari gagasan dan visi-misi nasionalisme-demokratis nya yang tidak akan terakomodasi di PAN, dirinya memilih bergabung dengan ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Tak lama kemudian, dirinya memproklamirkan sebuah visi perubahan untuk Indonesia yang terkenal: Restorasi Indonesia. Karir politik nya pun makin menanjak dan kemudian didaulat menjadi ketua umum Partai NasDem. Rio Capella adalah satu dari hanya beberapa tokoh muda (di bawah 45 tahun) yang mampu mencapai posisi politik sangat tinggi di Indonesia. Selain dia, terdapat Anas Urbaningrum sebagai Ketua Partai Demokrat.
Di DPP PAN Rio duduk sebagai Wasekjen periode 2010-2015. Lalu dia bergabung dengan ormas Nasional Demokrat (Nasdem) menjadi seorang pengurus. Kemudian, Rio didapuk menjadi ketua umum Partai Nasdem.dia adalah
 
Konsolidasi internal yang baik serta gagasan perubahan yang dicanangkan membuat Partai NasDem yang dipimpinnya menjadi magnet bagi segenap tokoh senior hingga menyatakan bergabung ke dalam parpol dengan lambang biru-kuning itu. Selain dikenal sebagai organisatoris yang ulung, Rio Capella adalah politisi muda yang sangat berbakat, low profile dengan gaya orasi yang ekplosive. Mengingatkan orang akan sosok Benito Mussolini yang membangun basis politiknya dari daerah untuk kemudian menjadi pemimpin Italia di awal tahun 1900-an. Tahun politik 2014 adalah ujian sesungguhnya bagi Rio Capella dan politisi muda lainnya dalam rangka mencapai kejayaan Indonesia.
 
==Referensi==
2

suntingan