Buka menu utama

Perubahan

4 bita ditambahkan, 6 tahun yang lalu
 
Ketika SMA, ia sengaja memilih SMA yang boleh tidak pakai seragam.
Komunitas yang dipilih sesuai dengan jiwanya. Bukan teman-teman di lingkungan elite perumahan dosen Bulaksumur (UGM), rumah orangtuanya. Tapi, komunitas anak-anak jalanan yang suka tawuran dan ngebut di Malioboro.SenoDia juga ikut teater Alam pimpinan [[Azwar A.N]] selama 2 tahun.
 
Tertarik puisi-puisi karya [[Remy Sylado]] di majalah Aktuil Bandung, Seno pun mengirimkan puisi-puisinya dan dimuat. Teman-teman Seno mengatakan Seno sebagai penyair kontemporer. Seno tertantang untuk mengirim puisinya ke majalah sastra [[Horison]].Kemudian Seno menulis cerpen dan esai tentang teater.