Neoliberalisme: Perbedaan revisi

220 bita dihapus ,  7 tahun yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh 118.96.43.153) dan mengembalikan revisi 6108867 oleh MerlIwBot
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh 118.96.43.153) dan mengembalikan revisi 6108867 oleh MerlIwBot)
Dalam sebuah konferensi moneter dan keuangan internasional yang diselenggarakan oleh [[Perserikatan Bangsa Bangsa]] (PBB) di [[Bretton Woods]] pada [[1944]], setelah [[Perang Dunia II]]. Konferensi yang dikenal sebagai [[konferensi Bretton Woods]] ini bertujuan mencari solusi untuk mencegah terulangnya depresi ekonomi di masa sesudah perang. Negara-negara anggota PBB lebih condong pada konsep [[negara kesejahteraan]] sebagaimana digagas oleh [[John Maynard Keynes]]. Dalam konsep negara kesejahteraan, peranan negara dalam bidang ekonomi tidak dibatasi hanya sebagai pembuat peraturan, tetapi diperluas sehingga meliputi pula kewenangan untuk melakukan intervensi [[fiskal]], khususnya untuk menggerakkan sektor riil dan menciptakan lapangan kerja.
 
Pada kondisi dan suasana seperti ini, tulisan [[Friedrich August von Hayek|Hayek]] pada tahun 1944, ''[[The Road to Serfdom]]'', yg menolak pasal-pasal tentang kesejahteraan dinilai janggal. (Yang menulis seperti ini aneh sekali, Hayek justru seorang yang sangat memuja fundamentalisme pasar bebas) (Tolong wikipedia memperhatikan siapa yang menulis bagian-bagian seperti ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.)
Tulisan Hayek ini menghubungkan antara pasal-pasal kesejahteraan dan kekalahan liberal, kekalahan kebebasan [[individualisme]].
 
8.032

suntingan