Buka menu utama

Perubahan

220 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
Dalam sebuah konferensi moneter dan keuangan internasional yang diselenggarakan oleh [[Perserikatan Bangsa Bangsa]] (PBB) di [[Bretton Woods]] pada [[1944]], setelah [[Perang Dunia II]]. Konferensi yang dikenal sebagai [[konferensi Bretton Woods]] ini bertujuan mencari solusi untuk mencegah terulangnya depresi ekonomi di masa sesudah perang. Negara-negara anggota PBB lebih condong pada konsep [[negara kesejahteraan]] sebagaimana digagas oleh [[John Maynard Keynes]]. Dalam konsep negara kesejahteraan, peranan negara dalam bidang ekonomi tidak dibatasi hanya sebagai pembuat peraturan, tetapi diperluas sehingga meliputi pula kewenangan untuk melakukan intervensi [[fiskal]], khususnya untuk menggerakkan sektor riil dan menciptakan lapangan kerja.
 
Pada kondisi dan suasana seperti ini, tulisan [[Friedrich August von Hayek|Hayek]] pada tahun 1944, ''[[The Road to Serfdom]]'', yg menolak pasal-pasal tentang kesejahteraan dinilai janggal. (Yang menulis seperti ini aneh sekali, Hayek justru seorang yang sangat memuja fundamentalisme pasar bebas) (Tolong wikipedia memperhatikan siapa yang menulis bagian-bagian seperti ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.)
Tulisan Hayek ini menghubungkan antara pasal-pasal kesejahteraan dan kekalahan liberal, kekalahan kebebasan [[individualisme]].
 
Pengguna anonim