PLTU Suralaya: Perbedaan revisi

49 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (bot kosmetik perubahan)
Luas lahan yang digunakan untuk membangun PLTU Suralaya berikut sarana dan fasilitas penunjang lainnya adalah 240,65 hektar. Lahan yang dipergunakan untuk PLTU Suralaya merupakan lembah yang dikelilingi oleh bukit/hutan lindung.
 
== Alternatif Lokasi ==
 
Sebelumnya ada 4 (empat) lokasi alternatif yang dipilih untuk lokasi [[PLTU]] dengan bahan bakar utama [[batu bara]], yaitu:
# Cigading, [[Anyer]]
* Menimbang ''data monitoring'' beban listrik se-Indonesia, bahwa kebutuhan akan tenaga listrik di pulau [[Jawa]] merupakan yang terbesar, maka tepat apabila dibangun pembangkit yang besar di Pulau Jawa.
 
== Sejarah Pembangunan ==
 
Pembangunan PLTU Suralaya dilakukan dalam 3 (tiga) tahap yang seluruhnya berjumlah 7 unit:
131

suntingan