Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat: Perbedaan revisi

Mengembalikan ke revisi 5904941 bertanggal 2012-08-16 06:31:04 oleh MerlIwBot menggunakan popups
(Mengembalikan ke revisi 5904941 bertanggal 2012-08-16 06:31:04 oleh MerlIwBot menggunakan popups)
[[Gambar:Johannes Adam Simon Oertel Pulling Down the Statue of King George III, N.Y.C. ca. 1859.jpg|thumb|left|Lukisan [[Johannes Adam Simon Oertel]] ''Pulling Down the Statue of King George III, N.Y.C.'' ({{lang-id|Merobohkan Patung Raja George III}}), sekitar [[1859]], menggambarkan warga menghancurkan patung Raja George setelah Deklarasi dibacakan di Kota [[New York]] pada [[9 Juli]] [[1776]].]]
 
Setelah Kongres menyetujui kata-kata akhir Deklarasi pada [[4 Juli]], salinan tulisan tangan itu dikirim beberapa blok ke percetakan [[John Dunlap]]. Sepanjang malam, Dunlap mencetak sekitar 200 [[selebaran]] untuk distribusi. Tak lama, Deklarasi dibacakan kepada khalayak dan dicetak ulang di koran-koran di seluruh 13 [[negara bagian]]. Pembacaan publik resmi pertama dari dokumen tersebut adalah [[John Nixon (ahli keuangan)|John Nixon]] dihalaman [[Balai Kemerdekaan (Amerika Serikat)|Balai Kemerdekaan]] pada [[8 Juli]]; pembacaan publik juga terjadi pada hari itu di [[Trenton, New Jersey]] dan [[Easton, Pennsylvania]].<ref name="Maier156">Maier, ''American Scripture'', 156.</ref> Terjemahannya dalam [[Bahasa Jerman]] diterbitkan di Philadelphia pada [[9 Juli]].<ref>Armitage, ''Global History'', 72.</ref> kepentingan amerika sebagai negara berserikan di dunia
 
Presiden Kongres [[John Hancock]] mengirim selebaran kepada [[Jenderal]] [[George Washington]], mengintruksikan kepadanya untuk berproklamasi "kepada Kepala Angkatan Darat dengan cara itu, kamu harus memikirkannya dengan yang paling tepat".<ref>Maier, ''American Scripture'', 155.</ref> Washington melakukan pembacaan Deklarasi tersebut kepada pasukannya di [[New York City|Kota New York]] pada 9 Juli, dengan pasukan Inggris yang tidak jauh darinya. Washington dan Kongres berharap Deklarasi akan menginspirasi para prajurit, dan mendorong orang lain untuk masuk tentara.<ref name="Maier156"/> <!--After hearing the Declaration, crowds in many cities tore down and destroyed signs or statues representing royalty. <ref>Maier, ''American Scripture'', 156–57.</ref>-->