Buka menu utama

Perubahan

108 bita ditambahkan, 6 tahun yang lalu
Di Indonesia, candi dapat ditemukan di pulau [[Jawa]], [[Bali]], [[Sumatera]], dan [[Kalimantan]], akan tetapi candi paling banyak ditemukan di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kebanyakan orang Indonesia mengetahui adanya candi-candi di Indonesia yang termasyhur seperti [[Borobudur]], [[Prambanan]], dan [[Mendut]].<ref>Curriculum Corporation (Australia), "Suara siswa, Jilid 3", Curriculum Corporation, 1993, 1863661352, 9781863661355.</ref>
 
Pada suatu era dalam sejarah Indonesia, yaitu dalam kurun abad ke-8 hingga ke-10 tercatat sebagai masa paling produktif dalam pembangunan candi. Pada kurun [[kerajaan Medang|kerajaan Medang Mataram]] ini candi-candi besar dan kecil memenuhi [[dataran Kedu]] dan [[dataran Kewu]] di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hanya peradaban yang cukup makmur dan terpenuhi kebutuhan sandang dan pangannya sajalah yang mampu menciptakan karya cipta arsitektur bernilai seni tinggi seperti ini. Beberapa candi yang bercorak Hindu di Indonesia adalah Candi Prambanan, Candi Jajaghu ([[Candi Jago]]), [[Candi Gedongsongo]], [[Candi Dieng]], [[Candi Panataran]], [[Candi Angin]], [[Candi Selogrio]], [[Candi Pringapus]], [[Candi Singhasari]], dan [[Candi Kidal]].<ref name="IPS">Sri Pujiastuti, Dkk, "IPS TERPADU : - Jilid 1B", ESIS, 9797346943, 9789797346942.</ref> Candi yang bercorak Buddha antara lain Candi Borobudur dan [[Candi Sewu]].<ref name="IPS"/> Candi Prambanan di Jawa Tengah adalah salah satu candi Hindu-Siwa yang paling indah.<ref name="Kenali Lingkungan">Nana Supriatna, "Kenali Lingkungan Sosialmu", PT Grafindo Media Pratama, 9799281253, 9789799281258.</ref> Candi itu didirikan pada abad ke-9 Masehi pada masa [[Kerajaan Medang|Kerajaan Mataram Kuno]].<ref name="Kenali Lingkungan"/>
 
=== Nama candi ===
!width="70px"|Nama Lain
|-
|[[Candi Angin|Angin]]
|[[Tempur, Keling, Jepara]]
|''Bayu'' (?) (berdasarkan warga)
|
|-
|[[Candi Gunung Wukir|Gunung Wukir]] (Jawa: "gunung berukir")
|Canggal, Kadiluwih
7.354

suntingan