Buka menu utama

Perubahan

65 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|fueltype =Batubara / Minyak residu
|gauge =1.067 mm
|builder =[[Fried KRUPPKrupp]], [[Jerman]]
|originalowner =DKA (Djawatan Kereta Api)
|owner =DKA (Djawatan Kereta Api)
}}
 
Pasca kolonialisasi, berbondong-bondong pemerintah [[Indonesia]] marasionalisaimenasionalisasi seluruh perusahaan milik [[Belanda]], termasuk SS ([[Staatspoorwegen]]). Perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi DKA (Djawatan Kereta Api). Sebagai tindak lanjutnya DKA membeli 100 [[lokomotif]] [[D52]] jeniskelas Mikado, sebutan lok uap bergandar 2-8-2. Inilah [[lokomotif]] termodern karena fisiknya yang besar serta memiliki 100 motor tiap unitnya. Selain itu lokomotif ini serupa dengan Reichbahnkelas Reichsbahn 41 di Jerman.
Lokomotif ini pun tersebar di 8 [[dipo lokomotif]] di [[pulau Jawa|Jawa]] dan [[Sumatera]], yaitu :
* [[Jatinegara]], 22
* [[Kertapati]], 10
 
Fungsi [[lokomotif]] [[D52]] di [[pulau Jawa|Jawa]] dititik beratkan sebagai angkutan penumpang sibandingdibanding angkutan barang. Sebagian masyarakat bahkan mengidolakan lokomotif ini lantaran kesetiaannya mengantar penumpang kemana saja. Seperti yang terjadi di lintas [[Madiun]]-[[Kertosono]] yaitu kereta api [[KA Rapih Dhoho]]. Sebaliknya di [[SumatraSumatera Selatan]], lokomotif ini difungsikan sebagai angkutan barang, yaitu untuk menarik rangkaian batubara.
 
Sebagai bahan bakar, [[lokomotif]] ini pada mulanya menggunakan batubara. Hingga medio 1956 terjadi revolusi bahan bakar. 29 [[lokomotif]] , yaitu D52002-D52029 menjadi olieoil stoker (residu). Waktu itu pengerjaan dilakukan oleh Balai Yasa [[Madiun]] (sekarang [[PT INKA]]) secara bertahap selama lima tahun. Pernah terjadi ledakan pada lokomotif ini yaitu pada lokomotif D52084, ketika menarik rangkaian barang yang berangkat dari Prupuk menuju [[Purwokerto]]. Diduga karena gangguan saluran uap. Rupanya meski tergolong besar, [[lokomotif]] ini rawan ledakan. Kini lokomotif D52 hanya tersisa satu, yaitu bernomor D52099 di [[Museum Transportasi]]-[[TMII]], [[Jakarta]]. Dari sumber di Indonesia Heritage Railway [<ref>http://www.indonesianheritagerailway.com/index.php?option=com content&view=article&id=129:pengembangan-kawasan-ambarawa&catid=53:programs-and-activities&Itemid=143&lang=id]</ref>, dapat diperoleh informasi bahwa upaya revitalisasi sedang dilakukan untuk D52 sehingga bisa berfungsi kembali seperti sediakala.
 
== Lihat pula ==
Pengguna anonim