Perang Belasting: Perbedaan revisi

943 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Sumatra Barat +Sumatera Barat))
'''Perang belasting''' merupakan [[perang]] bersenjata melibatkan rakyat melawan pemerintah kolonial [[Hindia-Belanda]] akibat penerapan ''belasting'' ([[pajak]]) langsung kepada masyarakat.
'''Perang belasting''' berlangsung di [[Sumatera Barat]] dan dipimpin oleh pejuang wanita asal [[Minang]], [[Siti Manggopoh]]. Perang ini terjadi karena merupakan tindakan sewenang-wenang pemerintah [[Belanda]] kepada masyarakat Minang untuk mematuhi peraturan membayar pajak tanah yang telah dimiliki masyarakat secara turun temurun. Apalagi peraturan belasting dianggap bertentangan dengan adat [[Minangkabau]], sebab tanah adalah kepunyaan komunal atau kaum di Minangkabau.
 
== Perang Manggopoh ==
Perang Manggopoh berlangsung di [[Manggopoh, Lubuk Basung, Agam|Manggopoh]], [[Sumatera Barat]] pada bulan Maret 1908 dipimpin oleh [[Siti Manggopoh]].<ref>Abel Tasman, Nita Indrawati, Sastri Yunizarti Bakry, Mestika Zed, (2003), ''Siti Manggopoh'', Yayasan Citra Budaya Indonesia, ISBN 9799583071</ref> Perang ini diawali oleh penolakan masyarakat Manggopoh untuk membayar ''belasting'' kepada pemerintah kolonial.
 
== Perang Kamang ==
[[Perang Kamang 1908|Perang Kamang]] yang terjadi di [[Kamang Magek, Agam‎|Kamang]], [[Sumatera Barat]] pada 15-16 Juni 1908 dipelopori oleh Syekh H. Abdul Manan, yang gugur dalam peperangan tersebut, sementara anaknya H. Ahmad Marzuki ditangkap oleh tentara Belanda.<ref>Nafis, A., (2004), ''Syair Perang Kamang'', Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau, ISBN 9793797029</ref> Akibat peperangan ini hampir 100 orang mati tertembak, sementara korban pada pihak tentara kolonial sebanyak 12 orang mati dan lebih kurang 20 orang luka-luka.<ref>Hatta, M., (2011), ''Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi'', Penerbit Buku Kompas, ISBN 9797095401.</ref>
 
== Rujukan ==
{{reflist}}
 
== Daftar Pustaka ==
* Amran, R., (1988), ''Pemberontakan pajak 1908, Sumatra Barat. Bag. ke. 1: Perang Kamang'', Gita Karya
* Sjafei, S & Hamzah, T., (1964), ''Kamang 1908'', Djakarta: Tintamas.
 
Siti Manggopoh dianggap berani dan gigih dalam menentang koloni asing (pemerintah [[Hindia-Belanda]]).
 
{{sejarah-stub}}
3.995

suntingan