Israel: Perbedaan revisi

378 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k (r2.7.2) (bot Menambah: xmf:ისრაელი)
 
Berdasarkan penemuan artefak arkeologi, nama "Israel" (selain sebagai nama pribadi) paling awal disebutkan di [[prasasti Merneptah]] [[Mesir kuno]] (sekitar akhir abad ke-13 [[Sebelum Masehi|SM]]). Pada prasasti tersebut nama "Israel" itu sendiri merujuk kepada sekelompok orang yang berasal dari tanah tertentu.<ref>{{harvnb|Barton|Bowden|2004|p=126}}. "Prasasti Merneptah bisa dikatakan sebagai bukti arkeologis tertua yang membuktikan keberadaan Israel pada abad ke-13 SM."</ref> Negara modern Israel dinamakan ''Medinat Yisrael'', yang artinya "Negara Israel". Selain itu, terdapat pula nama-nama lain yang digagaskan, meliputi ''[[Tanah Israel|Eretz Israel]]'' ("Tanah Israel"), ''[[Zion]]'', dan ''Judea'' , namun semuanya ditolak.<ref>{{cite news |publisher=The Palestine Post |date=1947-12-07 |pages=1 |title=Popular Opinion}}</ref> Dalam Bahasa Inggris, warga negara/orang Israel disebut sebagai ''Israeli''. Istilah tersebut dipilih oleh pemerintah Israel pada awal kemerdekaannya. Hal ini secara resmi diumumkan oleh [[Daftar Menteri Luar Negeri Israel|Menteri Luar Negeri Israel]] saat itu, [[Moshe Sharett]].<ref>{{cite news | url=http://www.time.com/time/magazine/article/0,9171,798687-2,00.html | publisher=[[Time (magazine)|TIME Magazine]] |date=1948-05-31 |title=On the Move |accessdate=2007-08-06}}</ref>
 
Daerah ini juga dikenal sebagai Tanah Suci, yang suci untuk semua agama Abrahamik termasuk Yahudi, Kristen, Islam dan kepercayaan Bahá'í. Sebelum Deklarasi Kemerdekaan Israel 1.948, seluruh wilayah ini dikenal dengan berbagai nama lain, termasuk Suriah Selatan, Suriah Palestina, Kerajaan Yerusalem, Provinsi Iudaea, Coele-Suriah, Retjenu, Kanaan dan, khususnya, Palestina.
 
== Sejarah ==
317

suntingan