Kucica hutan: Perbedaan revisi

1.747 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{Taxobox
| color = pink
| name = MuraiKucica batuHutan
| status = LC
| image = Copsychus malabaricus - Khao Yai.jpg
| binomial_authority = ([[Giovanni Antonio Scopoli|Scopoli]], 1788)
}}
'''MuraiKucica batuHutan''' (''Copsychus malabaricus''), juga dikenal sebagai ''Murai Batu'' merupakan [[burung kicau]]pengicau yang keadaanya terancam palingakibat populerperburuan. Termasuk ke dalam familyfamili [[TurdidaeMuscicapidae]] atau burung cacing. Tersebar di seluruh pulau [[Sumatra]], [[Semenanjung Malaysia]], dan sebagian pulau [[Jawa]]. Beberapa pakar menganggap ras dari Kalimantan Utara [[Kucica Alis-putih]] (Copsychus malabaricus stricklandii) sebagai spesies tersendiri.
 
Jenis yang dianggap terbaik adalah Murai Batu Medan. Hanya saja tindakan eksploitasi [[hutan]] berlebihan dan perburuan untuk kepentingan komersial membuat jenis ini sulit ditemui di pasaran.
 
== Ciri morfologis ==
Memiliki tubuh hampir seluruhnya hitam, kecuali bagian bawah badan berwarna merah cerah hingga jingga kusam. Terdapat sedikit semburat biru di bagian kepala. Ekor panjang ditegakkan dalam keadaan terkejut atau berkicau. Badan berukuran 14-17 cm.
 
Murai Batu dari Tanjung Redep, Kalimantan Timur menpunyai keunikan di bagian kepalanya yang bergaris putih memanjang ke belakang. Murai Kalimantan memiliki ekor lebih pendek dengan panjang sekitar 8-12 cm, sementara Murai Batu Sumatra 15-20 cm . Ciri khas lainnya adalah Murai Batu Kalimantan apabila berhadapan dengan jenisnya akan mengelembungkan bulu-bulu disekitar dadanya sambil berkicau.
 
Badan berukuran 14-17 cm.
 
== Pakan ==
Makanan umum adalah serangga kecil. Hobiis biasanya memberikan kombinasi pelet, [[kroto]], [[jangkrik]], [[ulat hongkong]] dan telur [[lebah]]. Murai Batu juga memakan poer/voer yang banyak dijual di kios burung.
 
== Seksing ==
Jantan dibedakan dengan betina dari kicauan yang lebih aktif dan ekor lebih panjang. Jantan tidak bisa menoleransi adanya jantan lain di sekitar wilayahnya. Sementara betina sulit menerima jantan yang tidak dikenal. Biasanya penangkaran dilakukan dengan mengawinkan pasangan dari satu induk (''incest'').
 
Namun saat ini banyak pengemar burung berkicau di daerah Jawa sudah mulai berhasil menangkar Murai Batu silangan antara jenis Sumatra (Medan) dengan jenis kalimantan (Borneo)
 
== Pranala luar ==
* [http://www.muraibatubirdlife.org Forum Murai Batu Indonesia/datazone/speciesfactsheet.php?id=32266]
* [http://www.pbase.com/image/35545992 Foto-foto murai batu]
* [http://www.nfss.org/Birds/Species/Softbill/Thrushes/Shama-WR.html]
* [http://www.refreshindonesia.com/muraibatu/ Penangkaran Murai Batu]
* [http://translate.google.com/translate?js=n&prev=_t&hl=en&ie=UTF-8&u=http%3A%2F%2Fwww.geocities.com%2Fshanlung9%2Fshamasong2.html&sl=en&tl=id&history_state0= Suara murai batu jantan dan perilakunya - Bahasa Indonesian]
* [http://www.geocities.com/shanlung9/shamasong2.html Suara murai batu jantan dan perilakunya in English ]
* [http://ibc.hbw.com/ibc/phtml/especie.phtml?idEspecie=6597 Video murai batu]
* [http://burungzone.blogspot.com/ Seputar Dunia Burung Berkicau]
 
[[Kategori:Burung Indonesia]]
21

suntingan