Hari Kasih Sayang: Perbedaan revisi

26 bita dihapus ,  13 tahun yang lalu
Kembalikan ke suntingan terakhir oleh 152.118.24.10
(Kembalikan ke suntingan terakhir oleh 152.118.24.10)
Sebagian besar ulama Islam seperti [[Ibnu Qayyim]] dan [[Ibnu Taimiyah]] melarang umat Islam untuk ikut merayakan valentine.Menurut beliau, hari besar yang diharamkan untuk terlibat di dalamnya adalah semua jenis hari raya pemeluk agama lain selain [[Islam]]. Bahkan beliau meluaskan pengertiannya bahwa tidak hanya yang terkait dengan hari besar agama non Islam, tetapi hari raya apapun yang tidak ada dasarnya dalam Islam pun juga diharamkan untuk menjalankannya [http://www.halalguide.info/content/view/736/38/][http://www.eramuslim.com/news/lpk/45c190c9.htm]. Hal ini sesuai dengan firman [[Allah]] dalam [[Al Qur'an]] [[surat AlKaafirun]] ayat 6 :''Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku.''
 
Islam tidak mengenal hari kasih sayang. Kasih sayang dalam Islam bersifat universal, tidak dibatasi waktu dan tempat dan tidak dibatasi oleh objek dan motif. Hal ini sesuai dengan hadist [[Nabi Muhammad]]: "Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. [[Bukhari]]). Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda : "Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" HR. [[Muslim]].[http://media.isnet.org/antar/etc/Valentine.html]
Kasih sayang dalam Islam diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti silaturahmi, menjenguk yang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditinpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran (amar ma'ruf) dan mencegah dari perbuatan munkar, membunuh mereka yang menolak. [http://media.isnet.org/antar/etc/Valentine1.html]
 
==Lihat pula==
473

suntingan