Tukang Bubur Naik Haji: The Series: Perbedaan revisi

1.462 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
 
Dan akhirnya, rumah Bang Sulam diserbu puluhan warga yang marah karena anak-anak mereka yang akan melamar kerja di cafe bubur ayam Bang Sulam tidak jadi bekerja karena mereka gagal membuat cafe bubur ayam di mall, bahkan Rodiah akhirnya pingsan, beruntung Badar (mantan preman yang akhirnya bertaubat) menegur warga sehingga warga langsung ketakutan dan pulang ke rumah masing-masing.
 
Sepekan Hj.maemunah dan H.muhidin menghasut H.sulam, maka datanglah Mahmud yang ingin membelah harta warisan ayahnya dan ingin mencari jodoh yaitu Atikah(anak dari Sobari, Sobari adalah teman premannya Badar dan teman H.Sulam semasa kecil.
 
Semasa normal, H.Muhidin dan Hj.Maimunah memperbesarkan warungnya menjadi Minimarket yang bernama HM & HM , dan mempunyai penjaga kasir yang bernama Kokom yang sifatnya agak bloon dalam mengatur uang.
 
Ditengah pekan itu juga Hj.Rodiyah mengangkat anak dari anak buah buburnya yang bernama Joni, karena paksaan dari Emak
 
Sewaktu masa normal datanglah Nelan (yang diperankan Abdel), yang ingin menjual Obat-obat herbal. Setelah Nelan datang Hj.Rodiyah langsung hamil, dan haji Muhidin memberi Ultimatum kepada Nelan yaitu:
-Jika Hj.Rodiyah tidak jadi hamil, maka Nelan akan diusir
-dan jika Hj.Rodiyah hamil, maka H.Muhidin akan dipotong telinganya
Setelah Diperiksa oleh Dokter ternyata Hj.Rodiyah hamil juga maka,terjadilah pemotongan telinga H.Muhidin. Sobari mengajak Badar dan puluhan warga untuk menyaksikan pemotongan telinga H.Muhidin, akhirnya rumah H.Muhidin diserbu oleh puluhan warga. Warga juga marah karena omongan janji H.Muhidin yang sungguh nekad , H.Sulam dan Nelan berusaha melarangnya , tetapi karena Sobari yang harus meneruskan nazar H.Muhidin karena apabila orang yang berjanji maka harus ditepati janjinya. Setelah hasil diskusi H.Sulam dan Nelan maka pemotongan telinganya pun dibatalkan.
 
== Pranala luar ==
Pengguna anonim