Teori pikiran: Perbedaan revisi

24 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
(Sinkronisasi dengan en:Theory of mind rev. 2012-05-07 09:52:22.)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
Walaupun ada pendekatan [[filsafat|filosofi]] terhadap masalah yang diangkat dalam diskusi ini, teori [[pikiran]] dalam hal ini berbeda dari [[filsafat pikiran]].
 
== Mendefinisikan teori pikiran ==
 
Teori pikiran adalah sebuah [[teori]] bahwa pikiran tidak dapat langsung diobservasi.
</ref>
 
== Akar filosofi ==
 
Diskusi kontemporer mengenai TP berakar dari debat filosifis - secara luas, dari saat Descartes "''Second Meditation''", yang membuat dasar untuk mempertimbangkan sains dari pikiran.
</ref>
 
== Perkembangan Teori pikiran ==
 
Penelitian dimana hewan mampu mengatribusikan pengetahuan dan keadaan mental terhadap hewan lain, sebagaimana pada manusia kemampuan [[ontogeni]] dan [[filogenetis|filogeni]] berkembang, telah mengidentifikasi sejumlah perilaku awal terhadap teori pikiran.
Horowitz menjelaskan bahwa keadaan psikologis yang tepat mengenai imitasi adalah tidak jelas dan tidak dapat, secara sendirinya, digunakan untuk mengambil kesimpulan tentang keadaan mental manusia.
 
== Investigasi empiris ==
 
Apakah anak yang lebih muda dari 3 atau 4 tahun mungkin memiliki teori pikiran adalah suatu topik debat antara para peneliti.
Pekerjaan-pekerjaan yang digunakan dalam penelitian terhadap teori pikiran harus memperhatikan [[umwelt]] -- kata dari bahasa Jerman ''Umwelt'' yang berarti "lingkungan" atau "dunia sekitar") -- dari anak-anak pra-verbal.
 
== Pengujian Kepercayaan-keliru ==
 
Salah satu tonggak penting dalam perkembangan teori pikiran adalah memperoleh kemampuan untuk mengatribusikan ''kepercayaan keliru'': yaitu, untuk mengenali bahwa orang lain memiliki kepercayaan tentang dunia yang berbeda.
Supaya lulus dari pengujian, anak harus dapat memahami bahwa representasi mental orang lain terhadap situasi adalah berbeda dari milik mereka sendiri, dan si anak harus dapat memprediksi perilaku berdasarkan pemahaman tersebut.
Hasil dari penelitian berdasarkan pengujian kepercayaan-keliru secara wajar konsisten: kebanyakan anak yang berkembang normal tidak lulus tes sampai pada umur sekitar empat tahun. (Terutama, bila kebanyakan anak-anak, termasuk mereka dengan [[Sindrom Down]], mampu lulus dalam tes ini, dalam salah satu pengujian, 80% dari anak-anak yang didiagnosa dengan [[autisme]] tidak ''mampu'' melakukan hal tersebut.)
<ref name= "Baron-Cohen, Frith">
{{cite journal
|author=Baron-Cohen S, Leslie AM, Frith U
</ref>
 
== Gangguan teori pikiran ==
 
Gangguan teori pikiran menjelaskan kesulitan yang dimiliki seseorang dalam memperoleh perspektif.
}}</ref>
 
== Mekanisme Otak ==
 
=== Dalam perkembangan manusia secara khususnya ===
</ref>
 
=== Dalam autisme ===
 
Beberapa penelitian citrasaraf telah melihat gangguan saraf dasar pada teori pikiran pada subjek dengan [[Sindrom asperger]] dan [[high-functioning autism]] (HFA).
}}</ref>
 
== Teori pikiran pada selain-manusia ==
 
Seperti pada judul artikel Premack dan Woodruf tahun 1978 "''Does the chimpanzee have a theori of mind?''" (Apakah simpanse memiliki teori pikiran?) mengindikasikan, adalah hal penting juga untuk mempertanyakan jika hewan lain selain manusia memiliki suatu [[genetika|genetik]] bawaan dan lingkungan [[psikologi sosial|sosial]] yang membuat mereka memperoleh teori pikiran dengan cara yang sama pada anak manusia lakukan.
{{col-end}}
 
== Catatan ==
 
{{reflist|2}}
 
== Referensi ==
 
*Excerpts taken from: Davis, E. (2007) Mental Verbs in Nicaraguan Sign Language and the Role of Language in Theory of Mind. Undergraduate senior thesis, Barnard College, Columbia University.
 
== Tautan luar ==
 
{{Wikibooks|Consciousness}}
 
{{DEFAULTSORT:Theory Of Mind}}
 
[[CategoryKategori:Cognitive science]]
[[CategoryKategori:Theories of mind]]
[[Kategori:Teori]]
 
23.060

suntingan