Canossa: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Kenrick95Bot (bicara | kontrib)
k Bot: Penggantian teks otomatis (-di tahun +pada tahun); kosmetik perubahan
Botrie (bicara | kontrib)
k Robot: Perubahan kosmetika
Baris 1:
[[Berkas:Hugo-v-cluny heinrich-iv mathilde-v-tuszien cod-vat-lat-4922 1115ad.jpg|thumb|left|175px|Matilda bersama Hugo dari Cluny and Raja Henry IV.]]
'''Canossa''' adalah nama sebuah istana milik seorang wanita bangsawan [[Toskana]] yang bernama [[Matilda]] di [[Italia Utara]].<ref name="Wellem"> F.D.Wellem. 2006. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm 202.</ref> Di sini [[Paus Gregorius VII]] bertemu dengan lawannya Hendrik, seorang kaisar Jerman pada tahun 1077, dalam perjalannannya ke Jerman.<ref name="Wellem"></ref> Pertikaian mereka disebabkan karena Paus melarang [[investitur awam]].<ref name="Jonge"> Christiaan de Jonge. 2003. Gereja Mencari Jawab:Kapita Selekta Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm 17.</ref> Ia menolak larangan [[Paus]] karena berpikir kalau pihak gereja tidak bisa seenaknya mengatur pemerintah.<ref name="Jonge"></ref> Oleh karena itu ia di ekskomunikasi (dikucilkan dari persekutuan gereja) dan jabatan [[Kaisar]] diambil dari padanya sehingga ia tidak berkuasa lagi.<ref name="Jonge"></ref> Ia mencari [[Paus]] untuk meminta bantuannya mencabut ekskomunikasi yang dijatuhkan kepadanya.<ref name="Wellem"></ref> Kaisar bersikukuh dengan keinginannya, ia berjalan dengan kaki telanjang dan berada di udra dingin selama tiga hari.<ref name="Wellem"></ref> Awalnya [[Paus]] membiarkannya, tetapi pada akhirnya ia mengampuninya.<ref name="Wellem"></ref> Paus menerimanya kembali dalam persekutuan gereja sehingga ia dapat memerintah dan berkuasa lagi.<ref name="Jonge"></ref> Tetapi kekuasannya digunakan untuk menggagalkan reformasi [[Paus]] pada tahun berikutnya. [[Gregorius]] akhirnya dibuang dan tak lama kemudian ia meninggal dunia.<ref name="Berkhof"> H. Berkhof. 2009. Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.</ref>
 
== Referensi ==