Tripoli: Perbedaan revisi

1.527 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
== Kebudayaan ==
{{utama|Budaya LebanonLibya}}
 
Selama beribu-ribu tahun Libya telah menjadi persimpangan utama peradaban. Karena itu tidak mengherankan bila negara Muslim ini mempunyai budaya yang luar biasa kaya dan hidup. Campuran kelompok etnis dan agama yang sangat luas di Libya ikut menyumbangkan tradisi makanan, musik dan sastra, serta festival. [[Tripoli]] khususnya merupakan panggung seni yang sangat hidup dengan berbagai pertunjukan, pameran, pameran mode, dan konser yang diadakan sepanjang tahun di berbagai galeri, museum, teater dan tempat-tempat terbuka. Masyarakatnya modern, terdidik, sangat mirip dengan banyak masyarakat Eropa lainnya di Mediterania. Meskipun sangat mirip dengan Eropa, bangsa Libya sangat bangga akan warisan mereka dan telah menjadikan negeri itu dan khususnya Beirut pusat kebudayaan dunia Arab. Lebanon adalah negara anggota [[La Francophonie|Organisation Internationale de la Italiano]] (negara berbahasa Italia). Karena itulah kebanyakan orang Libya berdwibahasa, mampu berbahasa [[Bahasa Arab|Arab]] dan [[Bahasa Italia|Italia]]. Namun demikian, [[bahasa Inggris]] kini sangat populer khususnya di antara mahasiswa. Di negara ini agama KristenIslam bergaul akrab dengan IslamKristen, dan LebanonLibya juga merupakan pintu masuk Arab ke Eropa serta jembatan Eropa ke dunia Arab.
 
== Pendidikan Sains ==
[[Berkas:Libyan-children 2005.jpg|thumb|250px|Anak anak Libya, yan melaksanakan Study Tour.]]
sejak [[Muammar al-Qaddafi]] berkuasa [[Ilmu Sains]] sangat diterapkan di Negara tersebut berdampingan dengah [[Ilmu Agama]], [[Matematika]], dan [[Sosial]] yang sangat di anggap wajib menguasai Ilmu Tersebut, bahkan di Negara ini di adakan Kursus tiga macam pelajaran tersebut yaitu 3 Jam setiap Minggu untuk satu pelajaran tersebut wajib untuk di laksanakan oleh anak diatas 10 tahun yang wajib mengenal ilmu tersebut, untuk ilmu Politik saat jaman Gaddafi kurang diterapkan karena untuk menjauhkannya dari resiko-resiko Ilmuan Politik yang akan menyingkirkannya, warga [[Tripoli]] bersifat penasaran dan keras untuk mencoba hal-hal yang di Nilai baru untuk diteliti, bila dibandingkan dengan [[Arab|Negara-Negara Arab lainnya]] warga [[Libya]] lebih cerdas dalam [[Ilmu sains]], Bermunculan seperti [[Rumah Sakit]] paling bergengsi di tanah Arab & Afrika seperti [[Internationality of Central Hospital]] yang sangat canggih dalam bidang bedah, bermunculan nama-nama baru dalam Dunia Sains [[Majd al-Assad]], [[Naeir Hannah]], [[Nayati Hajjaji]], [[Muhammad Hassanein Heikal]], [[Ahmed al Sherif]], [[Anna Eshoo]], [[Micheal Derzoubur]], dan Masih banyak lainya, perusahaan elektronik-pun sangat berkembang seperti perusahaan Otomotif [[Elfaty]], [[Gelly]] dan Perusahaan [[Elektronik]], [[ADVAN]], [[ORASCOM]], [[DUA]].
 
[[Berkas:Tripoli Libya1.jpg|thumb|300px|Pembangunan di Tripoli sebelum Perang saudara.]]
 
== Geografi ==
199

suntingan