Tondano (kota): Perbedaan antara revisi

1.477 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Tondano juga terkenal dengan Wisata Kulinernya;masakan khas Tondano dapat dinikmati di Jalan Boulevard Tondano,ada Mujair Bakar dan Mujair Goreng,Nike Goreng dan Nike Woku( dimasak pakai bumbu/rempah),renga( semacam kerang khas Danau Tondano),dan Udang Santan. Ada juga Tinutuan dan Gohu yang khas.
 
Tondano mempunyai beberapa tempat peninggalan Zaman Belanda,Sekolah MULO yang sekarang SMP Negeri 1 Tondano, ada juga Loji( bangunan Tua), Rumah panggung tempat tinggal DR.sam Ratulangi dan beberapa tempat bersejarah lainnya
 
Untuk sarana Olahraga,di Tondano sudah berdiri megah Stadion "MAESA" di Kelurahan Sasaran Tondano, yang bisa menampung sekitar 10.000 orang bahkan lebih. Tempat ini selain digunakan sebagai tempat Olahraga,juga setiap tahunnya dipakai sebagai tempat pelaksanaan kegiatan HUT MINAHASA setiap bulan November ,yang sudah berusia Ratusan Tahun, dan berbagai kegiatan Gereja ataupun Organisasi.
 
Kota Tondano hanyalah sebuah kota kecil di Minahasa,sejak Minahasa belum terbagi menjadi beberapa Kabupaten, seperti Minahasa Induk,Minahasa Selatan dan Minahasa Utara , Tondano merupakan ibukota Kabupaten seluruh. Kota kecil ini memang belum banyak disentuh oleh Kontraktor Asing,pembangunannya pun terkesan "lambat", namun dengan demikian ke-Khas-annya tetap terjaga. Masyarakat kota Tondano memang sangat menjaga budaya masyarakat setempat,bukan berarti tidak terbuka dengan perkembangan "modernisasi dan kecanggihan Teknologi, namun nilai-nilai yang terus dikembangkan tetap mempererat persatuan masyarakat kota Tondano.
 
Banyak tempat-tempat yang sangat " Cantik" pemandangannya,baik hamparan sawah yang luas, bukit2 yang mengitari kota Tondano,maupun Danau Tondano yang tetap menjadi tempat favorit untuk dikunjungi.( Sumber: Christine D.N. Rambitan)
Pengguna anonim