Permintaan: Perbedaan antara revisi

2.184 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(+cat +iw)
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Permintaan''' adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Permintaan berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang ingin dipenuhi. Dan kecenderungan permintaan konsumen akan barang dan jasa tak terbatas.
{{Rapikan}}
Permintaan berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang ingin dipenuhi. Dan kecenderungan permintaan konsumen akan barang dan jasa tak terbatas.
 
Kurva Permintaan menerangkan bagaimana sifat permintaan para pembeli terhadap suatu barang.
Hukum permintan adalah ketika Harga (P, sumbu Y) naik maka Quantitas (Q, sumbu X) akan turun dan sebaliknya, Kurva ini digambar dari bawah ke atas,karena kuantitas permintaan semakin banyak ketika harga semakin turun.
 
== Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (''Demand'') ==
terdapat beberapa faktor yang memengaruhi permintaan, diantaranya :
* Harga barang itu sendiri
 
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.
Faktor bukan harga. Terdapat beberapa faktor yang bukan terkait harga dari suatu barang atau jasa.diantaranya :
Hubungan* antarHarga barang :substitusi (pengganti)
Harga barang dan jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan beralih pada barang substitusi tersebut. Akan tetapi jika harga barang substitusi naik maka orang akan tetap menggunakan barang yang semula. Contohnya [[kaus]] adalah pengganti [[kemeja]]. Jika di pasar harga kaus lebih murah dibandingkan kemeja, maka permintaan akan kaus lebih banyak bila dibandingkan permintaan terhadap kemeja.
1. Barang Subtitusi (Barang Pengganti)
* Harga barang komplementer (pelengkap)
Misalnya adalah teh dan kopi, ketika harga kopi turun maka , harga teh akan mengalami penurunan juga (berbanding lurus)
Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/jasa. Misalnya [[sepeda motor]], barang komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang untuk membeli sepeda motor akan turun, begitu juga sebaliknya.
2. Barang Kompelenter (Barang pelengkap)
* Jumlah Pendapatan
Misalnya adalah kebutuhan akan gula terhadap kopi dan teh, ketika harga gula dan kopi naik, maka harga gula akan naik juga dikarenakan adanya permintaaan yang sama terhadap kopi dan gula.
Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa. Apabila pendapatan yang diperoleh tinggi maka permintaan akan barang dan jasa juga semakin tinggi. Sebaliknya jika pendapatannya turun, maka kemampuan untuk membeli barang juga akan turun. Akibatnya jumlah barang akan semakin turun. Misalnya pendapatan Ibu Tia dari hasil dagang minggu pertama Rp200.000,00 hanya dapat untuk membeli kopi 20 kg. Tetapi ketika hasil dagang minggu kedua Rp400.000,00, Ibu Tia dapat membeli [[kopi]] sebanyak 40 kg.
 
* Selera konsumen
Tingkat Pendapatan Pembeli, perubahan dalam permintaan juga dikarenakan tingkat penghasilan dari pembeli.
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat pula. Misalnya, sekarang ini banyak orang yang mencari hand phone yang dilengkapi fasilitas musik dan game, karena selera konsumen akan barang tersebut tinggi maka permintaan akan hand phone yang dilengkapi musik dan ''game'' akan meningkat.
1. Barang Inferior, adalah barang yang dikonsumsi oleh oleh orang yang memiliki pendapatan rendah.Jika banyak pembeli yang mengalami kenikan penghasilan maka permintaan akan barang inferior pun akan berkurang.
* Intensitas kebutuhan konsumen
2. Barang Essensial (Barang Primer)
Intensitas kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Kebutuhan terhadap suatu barang atau jasa yang tidak mendesak, akan menyebabkan permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut rendah. Sebaliknya jika kebutuhan terhadap barang atau jasa sangat mendesak maka permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut menjadi meningkat, misalnya dengan meningkatnya curah hujan maka intensitas kebutuhan akan jas hujan semakin meningkat. Konsumen akan bersedia membeli jas hujan hingga Rp25.000,00 walaupun kenyataannya harga jas hujan Rp15.000,00.
Adalah barang yang penting bagi masyarakat, seperti kopi, beras, dll. Untuk barang yang seperti ini maka tingkat permintaannya akan cenderung stabil (karena tidak terpengaruh tingkt pendapatan)
* Perkiraan harga di masa depan
3. Barang Mewah
Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal. Sebaliknya apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan turun, maka konsumen cenderung mengurangi jumlah barang yang dibeli. Misalnya ada dugaan kenaikan harga bahan bakar minyak mengakibatkan banyak konsumen antri di [[SPBU]] (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) untuk mendapatkan bensin atau solar yang lebih banyak.
adalah jenis barang yang dibeli oleh konsumen apabila pendapatan mereka sudah tinggi, contohnya adalah emas, mobil, dll. Barang ini dibeli hanya jika pembeli sudah membeli barang kebutuhan pokok mereka.
* Jumlah Penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat.
 
[[Kategori:Teori konsumen]]
247

suntingan