Buka menu utama

Perubahan

4 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di masa +pada masa)
== Pengebirian karena alasan agama ==
 
Kaum [[Galli]], para pengikut Dewi [[Cybele]], mempraktikkan ritual pengebirian diri sendiri, ''sanguinaria''. Bahkan dipada masa Kristen praktik ini tetap berlanjut; namun Gereja tidak mengikuti teladan dari teolog awal, [[Origenes]], yang mengebiri dirinya sendiri berdasarkan pemahamannya tentang [[Injil Matius]] 19:12.
 
Sekte [[Skoptzi]] (''скопцы'') dari [[Rusia]] pada abad ke-18 adalah sebuah contoh tentang [[penyembahan pengebirian]]. Anggota-anggotanya menganggap pengebirian sebagai cara untuk menolak [[dosa]]-dosa jasmani. Beberapa anggota dari sekte [[Pintu Gerbang Sorga (sekte)|Pintu Gerbang Sorga]] juga dikebiri, dan tampaknya hal ini dilakukan dengan suka rela dan dengan alasan-alasan yang sama. Orang-orang [[Hijra (India)|Hijra]] dari [[India]] masih mempraktikkan ritual [[pengebirian]] dengan membuang [[penis]] dan [[buah pelir]]nya. Mereka seringkali disebut juga orang kasim.
Karena perempuan kadang-kadang dilarang bernyanyi di Gereja, tempat mereka diambil oleh para ''[[castrato]]''. Praktik ini, yang dikenal sebagai ''castratisms'' (pengebirian), tetap populer hingga [[abad ke18]] dan dikenal hingga [[abad ke-19]]. Penyanyi castrato Italia terakhir yang terkenal, [[Giovanni Velluti]], baru meninggal pada awal [[abad ke-19]]. Satu-satunya rekaman yang tertinggal tentang seorang penyanyi castrato mendokumentasikan suara [[Alessandro Moreschi]], salah seorang kasim terakhir di paduan suara [[Kapel Sistine]]. Malangnya, rekaman pada awal [[abad ke-20]] berkualitas buruk dan Moreschi, yang tidak pernah berlatih untuk bernyanyi di panggung, tidak dianggap sebagai penyanyi yang hebat.
 
== Orang kasim dipada masa modern ==
 
Ada berjuta-juta orang kasim di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk India dan Bangladesh, terutama di China
605.704

suntingan