Kewirausahaan sosial: Perbedaan revisi

296 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membatalkan revisi 5054199 oleh Fauzi Hendrawan (Bicara))
{{paragrafpembuka|date=27 Mei 2010}}
'''Kewirausahaan sosial''' adalah disipilin ilmu yang menggabungkan antara kecerdasan berbisnis, inovasi, dan tekad untuk maju ke depan.<ref>{{en}} Vasudha Vasakaria. A Study on Social Entrepreneurship and the Characteristics of Social Entrepreneur, The Icfaian Journal of Management Research, Vol. VII, No. 4, 2008. Hlm. 35</ref>.
 
 
Hal ini tentunya sangat bergantung kepada bagaimana isi dari [[gagasan]] yang kita tawarkan, pada dasarnya agar gagasan serta ide yang kita tawarkan bisa diterima oleh [[masyarakat]] kita harus memiliki misi sosial di dalamnya semata-mata hanya untuk membuat masyrakat dapat terbebaskan dari permasalahan yang terjadi. <ref name="Matin"/> Dalam pelaksanaan pengimplementasian gagasan tersebut pastinya kita akan mendapatkan banyak sekali permasalahan, seorang jiwa wirausaha sosial (''social entrepreneur'') harus mempunyai kemampuan pengelolaan risiko (''risk management'') agar dapat menuntaskan apa yang menjadi idenya tersebut. <ref name="Braun"/> Kemampuan mengelola risiko ini merupakan suatu hal yang penting agar kita dapat memastikan bahwa program yang ditawarkan berjalan secara berkelanjutan. <ref name="Matin"/>
 
== Peran Wirausaha Dalam Perekonomian Nasional ==
Wirausaha berperan sangat besar dalam perekonomian nasional yaitu:
* Menciptakan lapangan kerja
* Mengurangi pengangguran
* Meningkatkan pendapatan masyarakat
* Mengkombinasikan faktor–faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal dan keahlian)
* Meningkatkan produktivitas nasional
 
== Referensi ==
331

suntingan