Yo Ko: Perbedaan antara revisi

1.922 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
Tidak ada ringkasan suntingan
[[Kwee Ceng]], paman angkat Yo Ko menitipkannya ke sebuah kuil Taois di bukit Chong Yang, dimana Yo Ko menjadi murid generasi keempat sekte Coan Cin. Dalam perjalanan ke bukit tersebut, Yo Ko menyaksikan bagaimana Kwee Ceng mengalahkan para pendeta Coan Cin, dengan itu dia memandang rendah ilmu sekte ini. Tingkah Yo Ko yang demikian, membuat gurunya Tio Cie-keng (Zhao Zhijing) menjadi jengkel, dan tidak mengajar Yo Ko ilmu silat, melainkan hanya teori. Akhirnya Yo Ko menghafal banyak teori silat, tapi tidak mengerti bagaimana mempraktekkannya.
 
=== Ilmu Kuburan TuaKuno(古墓派功夫) ===
Ilmu Kuburan Kuno dipelajarinya bersama guru yang kemudian menjadi istrinya. Karakteristik Ilmu Kuburan Kuno adalah gerakan yang anggun, elegan dan sukar diterka, didasari ilmu meringankan tubuh (Gin Kang/Qinggong) yang diatas rata-rata(古墓派輕功). Puncaknya adalah Ilmu Pedang Hati Gadis Suci (玉女素心劍法), yang ternyata bila dimainkan berpasangan dengan ilmu silat sekte Coan Cin, menjadi jurus unggulan yang mampu mengalahkan lawan tangguh seperti Hakim Roda Emas.
 
=== Ilmu Pedang Dugu Qiubai (獨孤九劍) ===
Saat lengannya baru diputus oleh putri pertama [[Kwee Ceng]], Yo Ko melarikan diri ke hutan, kehilangan banyak darah dan pingsan. Ia ditolong seekor rajawali raksasa yang membawanya ke makam seorang pendekar. Rajawali ini ternyata adalah peliharaan Pendekar Pedang Dugu (Dugu Qiubai = Dugu mencari kekalahan), pendekar pedang yang pada jamannya frustasi karena tidak pernah menemukan lawan sebanding yang bisa mengalahkannya. Yo Ko belajar teknik pedang yang tak hanya menjadikannya mampu menggunakan pedang baja yang berat dan besar warisan Dugu, namun juga mampu menggunakan tenaga dalamnya untuk membuat lengan bajunya jadi senjata mematikan layaknya pedang.
 
=== Tapak Kerinduan yang Memuncak (獨孤九劍) ===
 
Kesedihan dan penderitaan Yo Ko karena 16 tahun berpisah dari Gadis Naga Kecil / Xiaolongnü menginpirasinya untuk menciptakan jurus bernama "Tapak Kerinduan yang Memuncak" (黯然銷魂掌), yang menyatukan berbagai elemen dari semua ilmu silat yang dipelajarinya selama hidup. Teknik ini sangat dipengaruhi emosi depresi yang dialaminya. Dalam pertarungan dengan Oey Yok Su dan Cioe Pek Tong mereka sangat terkesan dengan tingginya ilmu ciptaan Yo Ko ini. Oey Yok Su menilai, ilmu ini bisa disejajarkan dengan jurus andalan menantunya Kwee Ceng "18 Pukulan Menaklukkan Naga". Bahkan Cioe Pek Tong ingin berguru kepada Yo Ko setelah bertanding untuk mencoba ilmunya itu.
 
 
[[Kategori:Tokoh cerita silat]]
Pengguna anonim