Oeang Republik Indonesia: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Meski masa peredaran ORI cukup singkat, namun ORI telah diterima di seluruh wilayah Republik Indonesia dan ikut menggelorakan semangat perlawanan terhadap penjajah. Pada Mei 1946, saat suasana di Jakarta genting, maka Pemerintah RI memutuskan untuk melanjutkan pencetakan ORI di daerah pedalaman, seperti di Jogjakarta, [[Surakarta]] dan [[Malang]].
 
Namun peredaran ORI tersebut sangat terbatas dan tidak mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia. Di Sumatera yang beredar adalah mata uang Jepang. Pada 8 April 1947 Gubernur PropinsiProvinsi Sumatera mengeluarkan rupiah '''URIPS-[[Uang Republik Indonesia Propinsi Sumatera]]'''.
 
== Lihat pula ==