Buka menu utama

Perubahan

266 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| religion = [[Islam]]
}}
'''Teuku Nyak Arif''' adalah [[Pahlawan Nasional]] Indonesia. Beliau juga merupakan Residen/[[Gubernur Nanggröe Aceh Darussalam|gubernur Aceh]] yang pertama periode [[1945]]–[[1946]]. Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, saat [[Volksraad]] (parlemen) dibentuk, Teuku Nyak Arif terpilih sebagai wakil pertama dari [[Aceh]].<ref>{{cite web
|title=http://acehpedia.org/Teuku_Nyak_Arif
|url=http://acehpedia.org/Teuku_Nyak_Arif}}</ref>
 
== Kehidupan Awal ==
yang diberikan oleh para pemimpin mereka waktu itu. Karenanya tidak mengherankan
setelah Indonesia merdeka para pemuda-pemuda tersebut mengorganisir dirinya dalam
satu barisan yang diberi nama Ikatan Pemuda Indonesia. <ref>{{cite web
|title=http://meukeutop.blogspot.com/2011/05/teuku-nyak-arief.html
|url=http://meukeutop.blogspot.com/2011/05/teuku-nyak-arief.html}}</ref>
 
==Masa Kemerdekaan Indonesia==
air Indonesia.
 
Pemerintah Indonesia pada tanggal 3 Oktober 1945 dengan surat ketetapan No. 1/X dari Gubernur Sumatera [[Teuku Muhammad Hasan|Mr. Teuku Muhammad Hasan]] mengangkat Teuku Nyak Arief sebagai Residen Aceh. <ref>{{cite web
|title=http://indonesiaindonesia.com/f/4370-pahlawan-nasional-teuku-nyak-arif/
|url=http://indonesiaindonesia.com/f/4370-pahlawan-nasional-teuku-nyak-arif/}}</ref>
 
==Perang Cumbok==
Ulama dibawah PUSA dan Pesindo berhasil menguasai Aceh, dan membunuh banyak Ulee Balang, dan mengambil alih harta dan tanah mereka.
 
Laskar Ulama (Mujahiddin) yang di dipimpin Husin Al Mujahid mempunyai ambisi untuk menggantikan residen Nyak Arif., Maksud itudan mendapat dukungan dari TPR (Tentara Perlawanan Rakyat).
 
Teuku Nyak Arief di tangkap pada Januari 1946 oleh TPR. Penangkapan terhadap Teuku Nyak Arief dilakukan pada saat beliau dalam keadaan sakit. Teuku Nyak Arief membiarkan dirinya untuk ditawan oleh laskar mujahidin dan tentara perlawanan rakyat(TPR), dan meminta pasukan yang dilakukanmenjaganya untuk tidak memberi denganperlawanan. cara<ref>{{cite baik-baikweb
|title=http://www.biografitokohdunia.com/2011/07/biografi-teuku-nyak-arief.html
dan dengan penghormatan, karena mereka itu menyadari bahwa pengaruh Teuku
|url=http://www.biografitokohdunia.com/2011/07/biografi-teuku-nyak-arief.html}}</ref>
Nyak Arief masih besar. Kepada keluarganya dikatakan bahwa Teuku Nyak Arief akan
Kemudian beliau dibawa ke Takengon dengandan sebuahditahan Sedadisana. yang dikawal oleh dua orang
dibawa untuk istirahat, kebetulan pada waktu itu Beliau masih dalam keadaan sakit.
Kemudian beliau dibawa ke Takengon dengan sebuah Seda yang dikawal oleh dua orang
Tentara Perlawanan Rakyat (TPR) yang berpakaian Hitam dan bertopeng. Setelah satu
bulan Teuku Nyak Arief berada di Takengon barulah keluarganya diperbolehkan menyusul
untuk mengunjungi Teuku Nyak Arief, yang diizinkan untuk mengunjungi beliau selama di
Takengon adalah istri Beliau Cut Nyak Jauhari, anak beliau Teuku Syamsul Bahri dan adik
Beliau Teuku Abdul Hamid.
 
==Mangkat==
Dalam keadaan sakit Teuku Nyak Arief masih dapat memikirkan tawanan lainnya
dan keadaan rakyat Aceh pada umumnya. T. Nyak Arif meninggal pada tanggal 4 Mei 1946 di Takengon. Beliau sempat berpesan kepada keluarganya: "Jangan menaruh dendam, karena kepentingan rakyat harus diletakkan di atas segala-galanya."<ref>{{cite web
dan keadaan rakyat Aceh pada umumnya. Sehubungan dengan keadaan sakitnya
|title=http://meukeutop.blogspot.com/2011/05/teuku-nyak-arief.html
semakin bertambah, keadaan kesehatannya semakin kritis, dan ajalpun tidak dapat
|url=http://meukeutop.blogspot.com/2011/05/teuku-nyak-arief.html}}</ref>
ditolak. Beliau berpulang ke Rahmatullah disamping istri Beliau Cut Nyak Jauhari dan
anak Beliau Teuku Syamsul Bahri serta adik beliau Teuku Abdul Hamid, tepatnya pada
tanggal 4 Mei 1946 di Takengon. Jenazah Beliau dibawa ke Kutaraja (Banda Aceh) dan
dikebumikan di tanah pemakaman keluarga Beliau, yaitu di Lamreung, lebih kurang dua
kilometer dari Lamnyong. dan Beliau meninggal dunia pada tanggal 4 Mei 1946 di
Takengon (Aceh Tengah) dalam status tahanan/tawanan dan dimakamkan pada
pekuburan keluarga Beliau di lamreung ± 2 km dari Lamnyong Banda Aceh.
 
Jenazah Beliau dibawa ke Kutaraja (Banda Aceh) dan dikebumikan di tanah pemakaman keluarga di Lamreung, dua kilometer dari Lamnyong.
 
==Penghargaan==
Teuku Nyak Arif dianugerahkan gelar [[Pahlawan Nasional]] Indonesia berdasarkan ''Surat Keputusan Presiden RI No. 071/TK/1974.
 
==Quotes==
Ia diberi gelar Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan ''Surat Keputusan Presiden RI No. 071/TK/1974'<ref>[http://catalogue.nla.gov.au/Record/2529953 "Teuku Nyak Arief, pahlawan nasional / oleh Mardanas Safwan"]</ref>.
"Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama". (Disampaikan pada pidato bulan Maret 1945, dimana Teuku Nyak Arif menjadi Wakil Ketua DPR Seluruh Sumatra).
<ref>{{cite web
|title=http://agribisnis.deptan.go.id/web/diperta-ntb/berita/pesan_pahlawan.htm
|url=http://agribisnis.deptan.go.id/web/diperta-ntb/berita/pesan_pahlawan.htm}}</ref>
 
== Pranala luar ==
325

suntingan