Dinasti Goryeo: Perbedaan revisi

114 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
 
==Agama dan kebudayaan==
[[Konfusianisme]], [[Buddhisme]], dan [[Taoisme]] berpengaruh besar dalam kehidupan religius rakyat Goryeo. Nilai-nilai Konfusianisme seperti [[kesetiaan]] dan [[xiao|bakti]] berpengaruh penting dalam bidang [[politik]]. Taoisme dan Buddhisme dilaksanakan dalam bentuk ritual penghormatan kepada leluhur, menolak bala dan ritual memohon kesejahteraan.
 
Pada abad ke-11, Goryeo mengembangkan kesenian [[Keramik hijau Goryeo|keramik hijau]] yang memikat banyak orang dengan warna [[biru]] dan [[hijau]]. Pada abad ke-12, kesenian ini semakin maju dengan penemuan teknik ''sanggam'' (menatah) desain di atas permukaan.
 
Dalam bidang percetakan, Goryeo juga memberikan kontribusi penting. Sebelumnya orang Goryeo menyalin tulisan dengan tangan sebelum teknik [[cetak]] dikembangkan. Saat permintaan akan buku meningkat, mereka mencari metode yang lebih cepat dan lebih baik dalam memproduksi buku sehingga menghasilkan [[mesin cetak|cetak pres kayu]].
 
Pada periode Goryeo, cetak pres kayu berkembang pesat dan dipergunakan secara luas untuk publikasi [[buku]]. Metode cetak dilakukakn dengan menyiapkan susnan cetakan huruf satu per satu sebelum mencetaknya di atas kertas. Penemuan bersejarah huruf cetak metal [[perunggu]] yang mudah disusun juga membawa perkembangan besar dalam seni cetak buku. Contohnya adalah jikji[[Jikji]], buku yang dicetak pada tahun 1377 dengan huruf cetak metal praktis pertama di dunia. Sementara menurut catatan sejarah Goryeo, percetakan dengan alat tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1234.
 
==Kajian sejarah kuno==
12.097

suntingan