Mathilde yang Suci: Perbedaan revisi

6.008 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (memindahkan Matilda ke Mathilde yang Suci: salah nama)
{{Infobox Saint
|name=Santa MatildaMathilde
|birth_date=895
|death_date=14 Maret 968
|imagesize=150
|caption=
|birth_place=[[Engern]], [[Kerajaan SaxonSachsen]] (masa kini [[Utara sungai Rhine]], [[Jerman]]
|death_place=[[Quedlinburg]], distrik dari [[Harz]], Jerman
|titles=Ratu
|beatified_date=
|attributes=
|patronage=
|major_shrine=[[QuedlinburgBiara AbbeyQuedlinburg]]
|suppressed_date=
|issues=
|prayer_attrib=
}}
'''Santa Matilda''' adalah (895-968) [[permaisuri]] [[Raja Heinrinch I]] dari [[Jerman]] dan ibu dari [[Santo Bruno]].<ref name="Heuken"></ref> Matilda adalah seorang putri [[bangsawan]] yang menikah dengan seorang bangsawan yang kemudian menjadi [[raja]] Jerman, yakni Heinrinch I.<ref name="Snyder"></ref> Mereka memiliki tiga orang anak.<ref name="Snyder"></ref> Ketika menjadi permaisuri, Matilda dan suaminya menjadi penguasa yang baik hati.<ref name="Snyder"></ref> Mereka suka membantu kaum [[miskin]] dan para tawanan, mengajar tentang [[agama Kristen]], dan beramal.<ref name="Snyder"></ref> Kemudian Heinrich I wafat sehingga Matilda menjadi [[janda]].<ref name="Snyder"></ref><ref name="Heuken"></ref> Setelah itu, dua anak Matilda mengkritiknya karena terlalu banyak membagikan harta kerajaan kepada orang-orang miskin.<ref name="Snyder"></ref> Karena itu, Matilda mewariskan semua harta bendanya kepada mereka dan meninggalkan kerajaan.<ref name="Snyder"></ref> Akan tetapi, karena dua anaknya berselisih karena alasan [[politik]], Matilda kembali aktif dalam urusan kerajaan.<ref name="Snyder"></ref><ref name="Heuken">A. Heuken. 1985. ''Ensiklopedi Orang Kudus''. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. Hal. 221.</ref> Ia kembali berperan aktif dalam membantu orang miskin dan orang yang kesusahan lainnya.<ref name="Snyder">{{id}}Bernadette McCarver Snyder. 2001. ''115 Kisah Santo-Santa yang Mengasyikkan''. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 102.</ref>
 
'''Santa Mathilde''' (atau '''Matilda''') (sek. 895 – 14 Maret 968) merupakan istri Raja [[Heinrich I der Finkler|Heinrich I dari Jerman]], penguasa Sachsen pertama dari [[Wangsa Ottonian|Ottonian]] (atau Wangsa Liudolfing), dengan demikian [[Daftar Permaisuri Sachsen|Permaisuri Sachsen]] dari tahun 912 dan [[Daftar Ratu Jerman|Ratu Jerman]] dari tahun 919 sampai 936. Putra sulung mereka [[Otto I, Kaisar Romawi Suci|Otto]] menggantikan ayahnya sebagai [[Daftar Penguasa Jerman|Raja Jerman]] dan dimahkotai sebagai [[Kaisar Romawi Suci]] pada tahun 962. Nama keluarga Mathilde ditujukan kepada [[Salzgitter-Ringelheim|Ringelheim]], dimana kerabat komitalnya [[Immedinger]] mendirikan sebuah biara pada sekitar tahun 940.
== Referensi ==
{{reflist}}
 
== Biografi ==
{{Santo-stub}}
Perincian kehidupan Santa Mathilde kebanyakan berasal dari singkatan yang disinggung di dalam ''[[Res gestae saxonicae sive annalium libri tres|Res gestae saxonicae]]'' sejarawan monastik [[Widukind dari Corvey]] (sek. 925 – 973), dan dari dua biografi sakral (the ''vita antiquior'' dan ''vita posterior'') yang masing-masing dituliskan pada tahun 974 dan 1003.
 
Santa Mathilde merupakan putri Margrave [[Westphalia]] Dietrich dan istrinya Reginlind, dan penulisan biografinya ditelusuri kembali ke nenek moyangnya yang legendaris [[Sachsen Kuno|Sachsen]] pemimpin [[Widukind]] (sek. 730 – 807). Salah satu saudarinya menikah dengan Pangeran [[Wichmann I]], anggota keluarga [[Billung|Wangsa Billung]].
{{lifetime|895|968}}
 
Sebagai seorang gadis, ia dikirim ke Biara [[Biara Herford|Herford]], dimana neneknya Mathilde menjadi kepala biarawati dan dimana reputasi kecantikan dan kebajikannya (kemungkinan juga mas kawin Westphalia-nya) konon menarik perhatian Adipati [[Otto I, Adipati Sachsen|Otto I dari Sachsen]], yang menjodohkannya dengan putra dan pewarisnya yang baru saja menduda, [[Heinrich I der Finkler|Heinrich I dari Jerman]]. Mereka menikah di [[Wallhausen, Sachsen-Anhalt|Wallhausen]] pada tahun 909. Sebagai putra sulung yang selamat, Heinrich menggantikan ayahnya sebagai [[Daftar Penguasa Sachsen|Adipati Sachsen]] pada tahun 912 dan setelah kematian Raja [[Konrad I dari Jerman]] terpilih sebagai [[Daftar Penguasa Jerman|Raja Jerman]] ([[Francia Timur]]) pada tahun 919. Ia dan Mathilde memiliki 3 orang putra dan 2 orang putri:
# [[Hadwig dari Sachsen|Hadwig]] (910 – 965), istri Adipati [[Francia Barat|Franka Barat]] [[Hugues yang Agung]], ibu Raja [[Hugues Capet]] [[Perancis pada Abad Pertengahan|Perancis]]
# [[Otto I, Kaisar Romawi Suci|Otto]] (912 – 973), [[Daftar Penguasa Sachsen|Adipati Sachsen]], [[Daftar Penguasa Jerman|Raja Jerman]] dan [[Kaisar Romawi Suci]]
# [[Gerberga dari Sachsen|Gerberga]] (913 – 984), istri (1) Adipati [[Giselbert, Adipati Lorraine|Giselbert dari Lorraine]] dan (2) Raja [[Louis IV dari Perancis]]
# [[Heinrich I, Adipati Bayern|Heinrich]] (919/921 – 955) merupakan [[Daftar Penguasa Bayern|Adipati Bayern]]
# [[Brun yang Agung|Brun]] (925 – 965), [[Daftar Uskup dan Uskup Agung Köln|Uskup Agung Köln]] dan [[Daftar Penguasa Lorraine|Adipati Lorraine]]
 
[[File:Quedlinburg Schloss 956.png|thumb|left|160px|''Stift Quedlinburg'' yang digambar pada sekitar tahun 956]]
 
After her husband had died in 936, Matilda and her son Otto established [[Quedlinburg Abbey]] in his memory, a convent of noble [[canoness]]es, where in 966 her granddaughter [[Matilda, Abbess of Quedlinburg|Matilda]] became the first abbess. At first she remained at the court of her son Otto, however in the quarrels between the young king and his rivaling brother [[Henry I, Duke of Bavaria|Henry]] a cabal of royal advisors is reported to have accused her of weakening the royal treasury in order to pay for her charitable activities. After a brief exile at her Westphalian manors at [[Enger]], where she established a college of [[Canon (priest)|canons]] in 947, Matilda was brought back to court at the urging of King Otto's first wife, the Anglo-Saxon princess [[Eadgyth|Edith of Wessex]].
 
Matilda died at Quedlinburg, she outlived her husband by 32 years. Her and Henry's mortal remains are buried at the [[crypt]] of the St. Servatius' abbey church.
 
== Pemujaan ==
Santa Mathilde dipuja atas pengabdiannya kepada doa dan sedekah; penulis biografi pertamanya menggambarkan (di dalam satu bagian ''vita'' pada abad ke-6 Ratu Franka [[Radegund]] oleh [[Venantius Fortunatus]]) pergi dari sisi suaminya pada tengah malam dan menyelinap ke gereja untuk berdoa. Santa Mathilde mendirikan banyak institusi [[agama|keagamaan]], termasuk Gereja Quedlinburg, yang menjadi pusat [[Eklesiologi]] hidup sekuler di Jerman di bawah kekuasaan wangsa Ottonian, serta biara-biara Santo Wigbert di Quedlinburg, di [[Pöhlde]], Enger dan [[Nordhausen]] di [[Thüringen]], seperti berasal dari salah satu sumber ''[[vitae]]''nya.
 
Ia kemudian dikanonisasikan dengan pemujaannya sebagian besar di [[Sachsen]] dan [[Bayern]]. Hari perayaannya menurut kalender santo dan santa Jerman jatuh pada tanggal 14 Maret.
 
== Sumber ==
=== Sumber Pertama ===
*[[Widukind]], ''[[Res gestae Saxonicae]]'', ed. Paul Hirsch and H.-E. Lohmann, ''Die Sachsengeschichte des Widukind von Korvei''. [[Monumenta Germaniae Historica|MGH]] SS rer. Germ. in usum scholarum 60. Hanover, 1935. [http://mdz11.bib-bvb.de/dmgh_new/ Available online from the Digital Monumenta Germaniae Historica]
*''Vita Mathildis reginae antiquior'' (''c''. 974, written for her grandson [[Otto II]]), ed. Bernd Schütte. ''Die Lebensbeschreibungen der Königin Mathilde''. MGH SS rer. Germ. in usum scholarum 66. Hanover, 1994. 107-142. [http://mdz11.bib-bvb.de/dmgh_new/app/web?action=loadBook&bookId=00000714 Available from the Digital MGH]; ed. Rudolf Koepke. MGH SS 10. 573-82; tr. in Sean Gilsdorf, ''Queenship and Sanctity'', 71-87.
*''Vita Mathildis reginae posterior'' (''c''. 1003, written for her great-grandson [[Henry II, Holy Roman Emperor|Henry II]]), ed. Bernd Schütte. ''Die Lebensbeschreibungen der Königin Mathilde''. MGH SS rer. Germ. in usum scholarum 66. Hanover, 1994. 143-202. [http://mdz11.bib-bvb.de/dmgh_new/app/web?action=loadBook&bookId=00000714 Available from the Digital MGH]; ed. Georg Pertz. MGH SS 4: 282-302; tr. in Sean Gilsdorf, ''Queenship and Sanctity'', 88-127.
 
=== Sumber Kedua ===
*Corbet, Patrick. ''Les saints ottoniens. Sainteté dynastique, sainteté royale et sainteté féminine autour de l'an mil''. Thorbecke, 1986. [http://www.thorbecke.de/les-saints-ottoniens-p-273.html Description (external link)]
*Gilsdorf, Sean. ''Queenship and Sanctity: The'' Lives ''of Mathilda and the'' Epitaph ''of Adelheid''. Catholic University of America Press, 2004. [http://cuapress.cua.edu/BOOKS/viewbook.cfm?Book=GIQS Description (external link)]
*Glocker, Winfrid. ''Die Verwandten der Ottonen und ihre Bedeutung in der Politik''. Böhlau Verlag, 1989. 7-18.
*Schmid, Karl. "Die Nachfahren Widukinds," ''Deutsches Archiv für Erforschung des Mittelalters'' 20 (1964): 1-47.
*Schütte, Bernd . ''Untersuchungen zu den Lebensbeschreibungen der Königin Mathilde''. MGH Studien und Texte 9. Hanover, 1994. ISBN 3-7752-5409-9.
*{{CathEncy|wstitle=St. Matilda}}
 
=== Bacaan selanjutnya ===
*Schlenker, Gerlinde. ''Königin Mathilde, Gemahlin Heinrichs I (895/96-968)''. Aschersleben, 2001.
*Stinehart, Anne C. "Renowned Queen Mother Mathilda:" Ideals and Realities of Ottonian Queenship in the ''Vitae Mathildis reginae'' (Mathilda of Saxony, 895?-968)." ''Essays in history'' 40 (1998). [http://etext.virginia.edu/journals/EH/EH40/steinh40.html Available online]
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
[[Kategori:DinastiWangsa OttoOttonian]]
[[Kategori:Santo dan Santa]]
[[Kategori:OrangPermaisuri Kudus Kristen abad ke-10Jerman]]
 
[[bg:Света Матилда]]
22.976

suntingan