Tokusatsu: Perbedaan revisi

211 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
Istilah "toketsatsu" merupakan kependekan dari istilah ''tokushu satsuei'' (特殊撮影), sebuah istilah bahasa Jepang yang bisa diterjemahkan sebagai "special photography" yang mengacu pada penggunaan efek khusus (special effects). Biasanya, dalam sebuah film atau pertunjukan, orang yang bertanggung jawab untuk urusan spesial efek seringkali dipanggil dengan julukan ''tokushu gijutsu'' (特殊技術), yang berarti "special techniques" (istilah yang dulu digunakan untuk menyebut "special effects"), atau ''tokusatsu kantoku'' (特撮監督).
 
Dulu di [[Jepang]], tokusatsu sangat populer terutama di kalangan anak-anak. Tapi seiring berjalannya waktu, tokusatsu sempat mulai ditinggalkan. Banyak kalangan menilai, tokusatsu merupakan film yang ditujukan kepada anak-anak, meski realitanya, sebagian tokusatsu memiliki jalan cerita yang cukup kompleks yang sulit dipahami anak-anak. Selain itu, pamor tokusatsu kalah dibanding anime dan manga yang sekarang sudah sangat populer di seluruh dunia. Akan tetapi, hal itu tidak membuat para perusahaan pembuat tokusatsu menyerah. Mereka mengubah jalan cerita dari tokusatsu itu menjadi lebih lucu dan menarik., untuk menggairahkan kembali tokusatsu yang sempat meredup.
 
Tokusatsu memiliki banyak genre, misal Kaiju monster (seperti Godzilla atau Gamera), Kamen Rider (Ichigo, Nigo, hingga yang terbaru seperti [[Kamen Rider Fourze]]), Metal Hero (Gaban Spielban), dan banyak lagi.
 
== Pendapat mengenai Tokusatsu ==
185

suntingan