Prasasti Yupa: Perbedaan revisi

315 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
+terjemahan bebas, - {{rapikan}}
(terjemahan bebas)
(+terjemahan bebas, - {{rapikan}})
{{rapikan}}
[[File:Prasasti-Yupa02.jpg|thumb|300px|Prasasti Mulawarman berupa ''[[yupa]]'']]
'''Prasasti Mulawarman''', atau disebut juga '''Prasasti Kutai''', adalah sebuah [[prasasti]] yang merupakan peninggalan dari [[Kerajaan Kutai]]. Terdapat tujuh buah [[yupa]] yang memuat prasasti, namun baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Prasasti ini menggunakan [[huruf Pallawa]] Pra-Nagari dan dalam [[bahasa Sansekerta]], yang diperkirakan dari bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar 400 Masehi. Prasasti ini ditulis dalam bentuk puisi anustub.
 
== Isi ==
Isinya menceritakan Raja [[Mulawarman]] yang memberikan sumbangan kepada para kaum Brahmana berupa sapi yang banyak. Mulawarman disebutkan sebagai cucu dari [[Kudungga]], dan anak dari [[Aswawarman]]. Prasasti ini merupakan bukti peninggalan tertua dari kerajaan yang beragama [[Hindu]] di Indonesia. Nama Kutai umumya digunakan untuk menyebut nama kerajaan ini meskipun tidak disebutkan dalam prasasti, sebab prasasti ditemukan di [[Kabupaten Kutai]], [[Kalimantan Timur]], tepatnya di hulu [[Sungai Mahakam]].
 
== Teks ==
Transkripsi prasasti ini adalah sebagai berikut:<revref>R. M. Poerbatjaraka, ''Riwayat Indonesia'', I, 1952, hal. 9.</ref>
:''srimatah sri-narendrasya,''<br/>
:''kundungasya mahatmanah,''<br/>
 
== Terjemahan bebas ==
Sang Maharaja Kundunga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aswawarman namanya, yang seperti Sang Ansuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aswawarman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci) tiga. Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mulawarman, raja yang berperadaban baik, kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas amat banyak. Buat peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.<ref>Sumantri, Yeni Kurniawati. Rangkuman Materi Perkuliahan: [http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._SEJARAH/197706022003122-YENI_KURNIAWATI_SUMANTRI/Bahan_ajar_SIK.pdf Sejarah Indonesia Kuno]''. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia.</ref>
 
== Referensi ==
Sang Maharaja Kundunga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aswawarman namanya, yang seperti Sang Ansuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aswawarman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci) tiga. Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mulawarman, raja yang berperadaban baik, kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas amat banyak. Buat peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.
{{reflist}}
 
== Pranala luar ==
25.198

suntingan