Kerajaan India-Skithia: Perbedaan antara revisi

415 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Kerajaan India-Skithia''' atau '''Kerajaan Saka''' adalah kerajaan di [[India]] utara dari dari sekitar 200 SM sampai 400 M. Kerajaan ini berdiri seiring migrasi bangsa Skithia (disebut juga [[bangsa Saka]]) ke [[Baktria]], [[Sogdiana]], [[Arakhosia]], [[Gandhara]], [[Kashmir]], [[Daerah Punjab|Punjab]], [[Gujarat]], [[Maharashtra]] dan [[Rajasthan]].
 
Sejarawan kuno seperti [[Arrian]] dan [[Ptolemaios]] menyebut bahwa bangsa Saka pada awalnya adalah bangsa yang [[nomaden]]. Ptolemaios menulis bahwa "Tanah bangsa Saka adalah milik kamu nomaden, mereka tidak memiliki kota tapi menghuni hutan dan gua."<ref>[[Ptolemy]] vi, xiii (1932), hlm. 143.</ref> Namun, Italo Ronca, dalam studinya yang terinci mengenai naskah Ptolemaios, mengatakan bahwa keterangan Ptolemaios meragukan.<ref>Ronca (1971), hlm. 39, 102, 108.</ref>
 
Raja Saka pertama di India adalah [[Maues]] atau Moga yang mendirikan kekuasaan bangsa Saka di Gandhara dan secara berangsur-angsur memperluas wilayahnya ke India barat laut. Kerajaan India-Skithia berakhir dengan [[Satrap Barat]]nya yang terakhir adalah [[Rudrasimha III]] pada 395 M.
 
== Catatan kaki ==
17.989

suntingan