Buka menu utama

Perubahan

236 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{rapikan}}
{{kecamatan
|nama=Tanjung Bintang
|luas=- km²
|penduduk=-
|kelurahan=-16 desa
|nama camat=-Musiran
|kepadatan=- jiwa/km²
|provinsi=Lampung
 
== Sejarah ==
Tanjung Bintang dimulai ketika pada tahun 1954 pemerintah mengirim transmigrasi[[transmigran]] yang terdiri dari 68 keluarga Transmigran Ex TNI BRN (Biro Rekontruksi Nasional) tepatnya pada tanggal [[22 Februari]] [[1954]].{{fact}} Tanjung Bintang awalnya merupakan bagian dari hutanHutan Gedung Wangi Selatan Register 40, bagian[[Natar, dariLampung Selatan|Kecamatan Natar]]. Karena kerasnya alam pada waktu itu, Jumlahjumlah kepala keluarga yang tadinya berjumlah 68 menyusut menjadi 35 keluarga dan pada tahun [[1956]] menjadi 40 keluarga. Hal ini diakibatkan banyaknya keluarga yang akhirnya memutuskan untuk kembali ke [[Jawa][. Pada tahun [[1969]], terjadi pemekaran wilayah kecamatan dan tanjungTanjung bintangBintang masuk dalam wilayah kecamatan Kedaton. Pada tahun [[1982]], Tanjung bintangBintang resmi menjadi sebuah kecamatakecamatan, dengan [[ibukota]] di [[Jatibaru, Tanjung Bintang, dengan Ibu KotaLampung Selatan|Desa Jati BaruJatibaru]].
 
Penghasilan utama tanjung bintang sendiri adalah Pertanian[[pertanian]], Perkebunan[[perkebunan]] ([[singkong]], Jagung[[jagung]], dan [[palawija]]), PTP 10 (Karet[[karet]] dan Kelapa[[kelapa Sawitsawit]]), Industri[[industri]] (Terdapatterdapat banyak pabrik dan pusat pergudangan) dan peternakan terutama Ayamayam Potongpotong.
 
Suku-suku yang ada di Tanjung bitangBintang terutama dari Jawa. Hal ini menjadikan [[bahasa jawaJawa]] menjadi bahasa utama di sana. Selain itu terdapat [[suku MinangMinangkabau]], [[suku Palembang|Palembang]], Cina[[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]], [[suku Batak|Batak]], dan [[suku Lampung|Lampung]].
 
{{Tanjung Bintang, Lampung Selatan}}
{{Kabupaten Lampung Selatan}}
{{kecamatan-stub}}
37.097

suntingan