Alih aksara Hepburn: Perbedaan antara revisi

1 bita dihapus ,  16 tahun yang lalu
k
typo
kTidak ada ringkasan suntingan
k (typo)
{{nihongo|'''Alihaksara Hepburn'''|ヘボン式ローマ字|Hebon-shiki Rōmaji}} dinamakan untuk memperingati Pendeta [[James Curtis Hepburn]], pencipta alihaksara bahasa Jepang ke dalam [[abjad Latin]] yang pertama kali digunakan Hepburn sewaktu menyusun [[kamus]] bahasa Jepang-Inggris edisi ke-3 terbitan tahun [[1887]]. Perkumpulan Romanisasi Aksara Jepang atau Rōmajikai[http://www.roomazi.org]) merupakan organisasi yang pertama kali mengusulkan sistem Hepburn di tahun 1885.
 
Alihaksara Hepburn sudah mengalami revisi beberapa kali dan secara resmi disebut {{nihongo|'''Shūsei Hebon-shiki Rōmaji'''|修正ヘボン式ローマ字||Romaji sistem Hepburn yang Disempurnakan}}. Sebelumnya juga pernah dikenal sebagai {{nihongo|'''Hyōjun-shiki Rōmaji'''|標準式ローマ字||Romaji standar}}.
 
Alihaksara Hepburn tradisional dan Hepburn yang Disempurnakan merupakan sistem [[romaji]] bahasa Jepang yang paling banyak dipakai. Sistem HepbunHepburn didasarkan pada bunyi fonem bahasa Inggris. Penutur bahasa Inggris yang tidak familiar dengan bahasa Jepang umumnya bisa mengucapkan kata-kata dalam bahasa Jepang secara lebih akurat bila ditulis dengan sistem Hepburn dibandingkan sistem [[Kunrei-shiki Rōmaji]].
 
Alihaksara Hepburn lebih sering digunakan dalam buku pelajaran bahasa Jepang untuk orang asing. Sebaliknya, murid-murid sekolah di Jepang justru lebih akrab dengan sistem Kunrei-shiki Rōmaji.
21.102

suntingan