Ensiklopedia: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Baris 63:
( Supriyanto / CN27 / JBSM )
 
Ulat Bulu Mengganas di Kebumen
== Ensiklopedia pada masa depan ==
Kebumen, CyberNews. Ribuan ulat bulu mengganas di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen sejak seminggu terakhir. Hingga Minggu (8/5), hama ulat bulu tersebut telah merusak pohon kedondong dan salam milik Sumadi (48) warga RT 02 RW 05 Dusun Aglik Gunung, desa setempat.
Dengan munculnya revolusi informasi digital, maka muncullah pula ensiklopedia dalam bentuk perangkat lunak di mana setiap entri atau lemma bisa dicari dengan mudah. Sebuah contoh ialah [[Encarta]], ensiklopedia keluaran [[Microsoft]]. Pada tahun [[2001]] muncul sebuah ensiklopedia populer di [[internet]] yaitu [[Wikipedia]]. Wikipedia berusaha menulis sebuah ensiklopedia yang terlengkap dalam semua bahasa di [[bumi|dunia]] dan menyajikannya secara bebas di dunia [[maya]]. Ensiklopedia [[online]] ini tersaji dalam banyak bahasa, antara lain bahasa Indonesia.
 
Tidak hanya itu, ulat bulu yang juga mengganas di sejumlah daerah di Indonesia itu mulai membuat warga setempat was-was. Maklum ulat berbulu sebesar jari kelingking anak kecil telah menyebar pekarangan warga yang lain. Salah satunya, sejumlah pohon milik Hasyim (36) yang masih tetangga Sumadi sudah rusak akibat diserang ulat bulu tersebut.
 
"Dalam tiga hari, daun di satu pohon sudah habis dimakan," kata Hasyim kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (8/5).
 
Selain tanaman menjadi rusak, ancaman gatal-gatal juga dialami oleh warga termasuk anak-anak. Sebab, selain di pohon ulat tersebut juga menempel di rumah warga. "Yang mengkhawatikan, jika tertiup angin bulu-bulunya bisa terbang ke mana-mana," imbuhnya.
 
Hasyim menambakan, awalnya ulat bulu yang menyerang pohon sedikit. Namun selang beberapa hari, populasi ulat tersebut menjadi tidak terkendali. Dia juga tidak habis pikir, jumlahnya bisa langsung begitu banyak seperti jatuh dari langit. Di sisi lain, warga mengalami kesulitan untuk memberantas ulat bulu jarena sebagian besar menyerang pohon yang tinggi.
 
"Untuk itu kami berharap pemerintah kabupaten melalui dinas terkaitmembantu menangani masalah ini. Kami khawatir jika tidak segera ditangani ulat bulu ini akan menyebar ke seluruh desa," ujarnya.
 
Sementara itu, untuk mengurangi populasi ulat bulu tersebut warga mengobori ulat bulu dengan api. Caranya warga membuat obor yang dipasang pada bambu panjang. Api tersebut kemudian diarahkan ke dahan pohon yang terdapat banyak ulatnya.
 
"Ya, paling tidak sedikit mengurangi jumlah ulat bulu di pohon ini," ujar Sumadi di sela-sela mengobori ulat bulu yang merusak pohon kedongdong miliknya.
 
( Supriyanto / CN27 / JBSM )
 
== Ensiklopedia terkenal dalam bahasa lain ==