Konsili Konstantinopel II: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
In the meantime Vigilius had sent to the emperor (14 May) a document known as the first "Constitutum" ([[J. D. Mansi]], IX, 61-106), signed by himself and sixteen, mostly Western, bishops, in which sixteen [[heretical]] propositions of Theodore of Mopsuestia were condemned, and, in five anathematisms, his [[Christological]] teachings repudiated; it was forbidden, however, to condemn his person, or to proceed further in condemnation of the writings or the person of Theodoret, or of the letter of Ibas. It seemed indeed, under the circumstances, no easy task to denounce fittingly the certain errors of the great Antiochene theologian and his followers and yet uphold the reputation and authority of the Council of Chalcedon, which had been content with obtaining the essentials of submission from all sympathizers with Nestorius, but for that very reason had never been forgiven by the [[Monophysite]] opponents of Nestorius and his heresy, who were now in league with the numerous enemies of [[Origen]], and until the death ([[548]]) of [[Theodora (6th century)|Theodora]] had enjoyed the support of that influential empress.-->
 
Keputusan-keputusan konsili dilaksanakan dengan kekerasan sesuai dengan perilakunya, meskipun rekonsiliasi yang sangat diharapkan oleh kaum [[Monofisit]] tidak terjadi. [[Vigilius]], bersama-sama dengan orang-orang lain yang melawan keinginan Kaisar, seperti yang didaftarkan oleh para pejabat gereja yang diangkat istana yang taat, tampaknya telah disingkirkan ([[Hefele]], II, 905), bersama-sama dengan para uskup yang setia dan pejabat-pejabat gereja yang sejalan dengannya, entah ke [[Mesir Hulu]] atau ke sebuah pulau di [[Propontis]].
 
Pada sesi ke-7 Konsili, Yustinianus memerintahkan agar nama Vigilius disingkirkan dari [[Diptych]]. Namun tanpa prasangka dikatakan bahwa mereka akan mengadakan komuni dengan Gereja Roma. Tak lama kemudian para rohaniwan dan rakyat Roma, yang kini dibebaskan oleh [[Narses]] dari belenggu bangsa [[Goth]], memohon Kaisar untuk mengizinkan Paus kembali, yang disetujui oleh Yustinianus dengan syarat bahwa Vigilius mengakui Konsili yang terakhir. Akhirnya Vigilius menyetuji hal ini, dan dalam dua dokumen (sepucuk surat kepada Eutikius dari Konstantinopel, 8 Desember [[553]], dan "Constitutum" kedua pada 23 Februari [[554]], yang agaknya ditujukan kepada keuskupan Barat), akhirnya mengutuk Ketiga pasal (Mansi, IX, 424-20, 457-88; bdk. Hefele, II, 905-11), namun secara independen, dan tanpa menyebutkan Konsili itu.
503

suntingan