Ebla: Perbedaan revisi

457 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
 
'''Ebla''' adalah salah satu kota kuno yang terletak di daerah [[Siria]] Utara.<ref name="Baker">{id} David L.Baker, John J.Bimson. 2004. ''Mari Mengenal Arkeologi Alkitab''. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 54-55.</ref> Sekarang, daerah yang dulu menjadi lokasi kota Ebla dikenal sebagai kota [[Mardik]].<ref name="Baker"/> Penemuan kembali Ebla tidak terlepas dari penggalian arkeologi yang dilakukan kota Mardik sejak tahun [[1964]]. Pada tahun [[1969]] ditemukan sebuah prasti yang merujuk kepada kota Ebla.<ref name="Baker"/> Dari penggalian arkeologis ini jugalah diduga bahwa kota ini kemunginankemungkinan besar adalah kota perdanganperdagangan di dunia kuno.<ref name="Baker"/> Sebagian besar lempengan yang jumlahnya ribuan yang ditemukan di tempat ini merujuk kepada aktivitas perdagangan.<ref name="Baker"/> Rekonstrusi [[Alfonso Archi]], seorang ahli [[epigrafi]] yang bekerja dalam penggalian arkeologis di Ebla, memperlihatkan bahwa delapan puluh persen lempengan yang ditemukan berupa dokumen-dokumen administratif dan bon faktur atas berbagai barang, seperti logam, kain, kayu, dan tembikar.<ref name="Baker"/> Sementara itu, bahasa yang tertulis di atas lempengan memperlihatkan bahwa penduduk Ebla menggunakan bahasa [[Sumer]] dan bahasa Ebla.<ref name="Baker"/> Disebutkan juga bahwa kota ini pernah ditaklukkan oleh [[Naram-Sin]], Raja [[Akkad,]] pada sekitar tahun 2250 sMSM.<ref name="Baker"/><ref name="Millard">{en} Alan Ralph Millard. 1997. ''Discoveries from Bible times: archaeological treasures throw light on the Bible''. Oxford:Lion Publishing. Hlm. 47.</ref>
 
==Pranala Luar==
536

suntingan