Templat:Wikipedia-stub: Perbedaan revisi

2.320 bita dihapus ,  9 tahun yang lalu
←Mengganti halaman dengan '{{base-stub |Wikipedia |30px|link=}}{{#if:{{{kat|}}}||<includeonly> {{PAGENAME}}</includeonly>...'
(←Mengganti halaman dengan '{{base-stub |Wikipedia |30px|link=}}{{#if:{{{kat|}}}||<includeonly> {{PAGENAME}}</includeonly>...')
[[Kategori:Templat rintisan|{{PAGENAME}}]]
</noinclude>
Makna Seserahan Pada Budaya Indonesia
Prosesi seserahan sudah menjadi salah satu bagian penting dalam suatu pernikahan baik di kalangan pernikahan tradisional ( seserahan/peningset) atau pun di kalangan Chinese ( sangjit ). Adapun pelaksanaan prosesi seserahan itu pun bisa dilakukan sewaktu acara pihak pria melamar pihak pengantin wanita, atau pun sebelum akad nikah dilaksanakan.
Terdapat nilai filosofis budaya dalam hal prosesi seserahan ini. Hal tersebut dilakukan untuk menggambarkan bahwa pihak pria sebagai kepala rumah tangga nantinya siap untuk memenuhi segala tanggung jawab kepada istrinya, yang digambarkan dengan barang – barang hantaran seserahannya, kebutuhan secara lahiriah dan batiniah.
Barang – barang seserahan tersebut biasanya ( bagi yang muslim ) terdapat 1 paket parcel seserahan yang terdiri dari mukena, sajadah, Al Qur’an yang menggambarkan bahwa pihak pengantin pria akan menjadi imam dalam rumah tangga nantinya. Lalu parcel seserahan berikutnya bisa terdiri dari cincin nikah, uang lamaran dan kebaya beserta kainnya, sepatu selop atau pun peralatan make-up. Hal Itu menggambarkan bahwa pria siap mengikat wanitanya dan siap menuntunnya untuk lepas dari tanggung jawab orang tua: berdiri diatas kaki sendiri dalam mengarungi kehidupan selanjutnya dalam rumah tangga. Untuk parcel seserahan lainnya bisa berupa makanan atau pun barang lainnya. Dalam budaya tradisional kebanyakan di Indonesia, semakin banyak jumlah barang hantaran seserahan, semakin menunjukan status sosialnya di masyarakat.
Kami menyarankan bagi anda yang akan melaksanakan prosesi seserahan untuk mendiskusikan barang – barang apa saja yang akan di hantar yang disesuaikan dengan budget belanja yang anda miliki, tentukan berapa banyak jumlah parcel seserahan yang mampu anda bawa, belanja lah bersama agar barang-barang yang menjadi seserahan tersebut memang sesuai dengan ukuran kebutuhan sang pengantin nantinya. Lalu anda mengemasnya dalam kemasan yang indah untuk ‘total look’ pada saat prosesi seserahan. Kemasan bingkisan seserahan anda bisa dari bahan dasar keranjang, boks mika atau pun fiberglass, boks kertas, atau pun hanya dengan kertas kado. Patut untuk anda ingat bahwa biasanya jumlah parcel seserahan tersebut adalah berjumlah ganjil.
<ref>[[Makna Seserahan pada Budaya Indonesia]]</ref>