Buka menu utama

Perubahan

7 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
k
Kentaur menunjukkan hubungan dengan [[Dionisos]] dalam [[kapital (arsitektur)|kapital]] [[Arsitektur Romanesque|Romanesque]] berukir (abad ke-12) di [[Mozac Abbey]], [[Auvergne]], [[Prancis]], sedangkan kapital lainnya menggambarkan pemanen, bocah yang menunggangi kambing (tema Dionisos lainnya) serta [[griffin]] yang menjaga piala berisi [[wine|minuman anggur]].
 
Kentaur digambarkan pada sejumlah batu ukir [[Pict]] di daerah timur laut [[Skotlandia]]. Batu-batu tersebut didirkandidirikan pada abad 8-9 M di [[Meigle]], [[Perthshire]], dll. Meskipun ada di luar daerah kekuasaan [[Kekaisaran Romawi]], namun penggambaran tersebut terbukti berasal dari [[Romawi]].
 
[[Berkas:Bova1860.jpg|250px|left|thumb|Pangran Bova bertarung dengan ''[[Polkan]]'', [[lubok]] Rusia tahun 1860.]]
Versi Jerome tentang ''Kehidupan'' Santo [[Antonius|Antonius yang Agung]], biarwan pertapa asal Mesir, yang ditulis oleh [[Athanasius]], tersebar secara luas pada Abad Pertengahan; Karya tersebut berisi kisah pertemuan Antonius dengan satu kentaur. Sang kentaur menantang sang santo namun pada akhirnya terpaksa mengakui bahwa dewa-dewa lama sudah tidak ada. Kisah tersebut cukup sering digambarkan; salah satu yang paling terkenal adalah dalam ''Pertemuan Santo Antonius Abbot dan Santo Paulus Sang Pertapa'' buatan [[Stefano di Giovanni]],<ref>[[National Gallery of Art]], Washington, DC: [http://www.wga.hu/support/viewer/z.html illustration]</ref> dari dua penggambaran kisah perjalanan pertapa Antonius untuk menemui pertapa Paulus, salah satunya menggambarkan pertemuannya dengan kentaur berpenampilan jahat di sebuah hutan.
 
Sejenis makhluk mirip kentaur (berwujud setengah manusia setengah kuda) yang disebut ''[[Polkan]]'' muncul dalam cetakan [[lubok]] dan [[seni]] [[rakyat]] [[Rusia]] pada abad 17-19. Polkan berasal dari ''Pulicane'', makhluk setengah anjing dari sajak karya [[Andrea da Barberino]] yang berjudul ''I Reali di Francia'', yang pernah terkenal di daerah-daerah Slavia.
17.989

suntingan