Rosh Hashanah: Perbedaan revisi

721 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Secara etimologis, '''Rosh Hashanah''' ([[bahasa Ibrani]]: '''ראש השנה''') berarti "permulaan tahun".<ref name="Rosh Hashanah"/><ref name="Ensiklopedia"/> Hari raya ini adalah pembuka festival hari-hari raya besar.<ref name="Rosh Hashanah"/> Hari raya ini juga seringkali disebut sebagai ''Yom Teruah'' (Hari Meniup ''[[Shofar]]'')<ref name="Rosh Hashanah"/>, ''Yom Hazikarom'' (Hari Mengingat)<ref name="Rosh Hashanah"/>, ''Yom Hadim'' (Hari Penghakiman)<ref name="Rosh Hashanah"/>, atau ''Ianim Nora'im'' (Hari Pertobatan Sepuluh Hari)<ref name="Hari Raya Liturgi">{{id}}Rasid Rachman.2005. ''Hari Raya Liturgi : Sejarah dan Pesan Pastoral Gereja''. Jakarta : PT BPK Gunung Mulia.</ref>.
 
Hari raya ini adalah hari raya terpenting dalam hari raya Yahudi.<ref name="Ensiklopedia">{{en}}Jacob Neusner, Alan J. Avery-Peck, dan William Scott Green.1999.''The Encyclopedia of Judaism''.New York:The Continuum Publishing Company. hlm 32-50.</ref> Perayaan ini juga adalah perayaan tahun baru yang paling meriah dan penuh khidmat dibandingkan dengan perayaan tahun baru yang lainnya.<ref name="Hari Raya Liturgi"/><ref name="RH:A Preliminary">{{en}}Edward Goldman.1988.''Rosh Hashanah:A Preliminary Translation and Explanation''.USA:University of Chicago. hlm 1.</ref> Selain memperingati mengenai hari penciptaan alam raya, pada hari ini juga diperingati hari [[kiamat]].<ref name="Ensiklopedia"/> Rosh Hashanah dipercayai sebagai hari [[Sabat]] pertama pada saat penciptaan dunia iini dilakukan.<ref name="Ensiklopedia"> Hari raya ini dilangsungkan selama dua hari.<ref name="Ensiklopedia"/>
 
Pada perayaan ini, ada kebiasaan untuk memakan roti yang dicelupkan pada madu (biasanya dicelupkan pada garam).<ref name="Ensiklopedia"> Hal ini melambangkan harapan untuk tahun baru yang baik dan "manis".<ref name="Ensiklopedia">
Pada perayaan ini, [[serunai]] yang disebut ''[[shofar]]'' ditiup sepanjang hari di [[sinagoge]] sebagai tanda perayaan.<ref name="Hari Raya Liturgi"/><ref name="Rosh Hashanah">{{en}}Judith Groner.1997.''All about Rosh Hashanah''.Rockville:Kar-Ben Copies. hlm1-6.</ref> Selain itu, ada makna-makna lain dari ditiupnya ''shofar'' pada hari itu :
 
PadaCiri khas lainnya dari perayaan ini, adalah ditiupnya [[serunai]] yang disebut ''[[shofar]]'' ditiup sepanjang hari di [[sinagoge]] sebagai tanda perayaan.<ref name="Hari Raya Liturgi"/><ref name="Rosh Hashanah">{{en}}Judith Groner.1997.''All about Rosh Hashanah''.Rockville:Kar-Ben Copies. hlm1-6.</ref> Selain itu, ada makna-makna lain dari ditiupnya ''shofar'' pada hari itu :
* [[Allah]] dinobatkan sebagai raja pada hari itu;<ref name="Hari Raya Liturgi"/>
* Pembuka masa sepuluh hari penyesalan dan pertobatan;<ref name="Hari Raya Liturgi"/>
* ''Shofar'' besar merupakan masa [[mesianis]] {{Ayat|buku=Yesaya|pasal=27|ayat=13}};<ref name="Hari Raya Liturgi"/>
* ''Shofar'' akan dibunyikan pada hari kebangkitan. <ref name="Posner">{{en}}Raphael Posner.1975.''Jewish Liturgy: Prayer and Synagogue Service Through the Ages''.Keter Publishing House Jerusalem.</ref>
 
Pada hari raya tersebut, orang-orang percaya bahwa semua orang yang ada di dunia menghampiri Allah seperti sekawanan [[domba]].<ref name="Ensiklopedia"> Mereka yang dianggap baik dan berharga dicatat namanya dalam [[Buku Kehidupan]], sementara mereka yang tidak akan ditulis namanya ke dalam [[Buku Kematian]].<ref name="Ensiklopedia">
 
==Referensi==
765

suntingan